ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE PADA NY.R UMUR 39 TAHUN DI RSUD dr.SOERATNO GEMOLONG SRAGEN

MAHMUDA, FIRSTTINAR ALALA (2026) ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE PADA NY.R UMUR 39 TAHUN DI RSUD dr.SOERATNO GEMOLONG SRAGEN. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.

[thumbnail of Cover dan Abstrak.pdf] Text
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (461kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (295kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (456kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (8MB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (165kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (32kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (311kB)
[thumbnail of Artikel Publikasi.pdf] Text
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (289kB)

Abstract

ABSTRAKASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE PADA NY. R UMUR 39 TAHUN DI RSUD dr. SOERATNO GEMOLONG SRAGENFirsttinar Alala MahmudaProgram Studi D III Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Duta Bangsa SurakartaLatar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi indikator penting keberhasilan upaya kesehatan di Indonesia. Pada tahun 2023, AKI di Provinsi Jawa Tengah mencapai 435 kasus dan AKB mencapai 1.225 kasus, dengan penyebab kematian bayi terbanyak berupa Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dan prematuritas (38,44persen) serta asfiksia (24,12persen). Kabupaten Sragen tercatat 13 kasus kematian ibu dan 74 kasus kematian bayi pada tahun 2023. Pelayanan kebidanan yang berkesinambungan (Continuity of Care/COC) mulai dari kehamilan hingga keluarga berencana diperlukan untuk mendeteksi dini komplikasi serta menurunkan AKI dan AKB.Tujuan: Memberikan asuhan kebidanan secara Continuity of Care pada Ny. R umur 39 tahun mulai dari masa kehamilan trimester III, persalinan, bayi baru lahir, nifas, hingga pemilihan alat kontrasepsi di RSUD dr. Soeratno Gemolong Sragen dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan SOAP (Subjektif, Objektif, Assessment, Planning), serta menganalisis kesenjangan antara teori dan praktik di lapangan.Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus (case study research) yang bersifat deskriptif untuk mencermati satu subjek secara mendalam. Subjek penelitian adalah Ny. R G4P3A0 usia kehamilan 33 minggu dengan riwayat Sectio Caesarea (SC). Pengambilan data dimulai pada pemeriksaan ANC usia kehamilan 33 minggu. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara, dan pemeriksaan fisik serta kebidanan secara langsung, sedangkan data sekunder diperoleh dari hasil pemeriksaan penunjang dan buku KIA. Asuhan didokumentasikan dengan metode SOAP.Hasil: Asuhan kehamilan dilakukan sejak usia kehamilan 33 minggu hingga 37 minggu 1 hari dengan riwayat SC dan rencana Metode Operasi Wanita (MOW). Persalinan dilakukan secara Sectio Caesarea disertai MOW pada tanggal 4 Maret 2026 atas indikasi riwayat SC sebelumnya, usia ibu, dan paritas. Bayi lahir pukul 09.36 WIB dalam kondisi sehat, menangis kuat, warna kulit kemerahan, dengan Apgar Score 7-8-9, berat badan lahir 3285 gram, dan panjang badan 50 cm. Masa nifas dan bayi baru lahir berlangsung dengan pemantauan hingga kunjungan hari ke 29–42 tanpa komplikasi berarti. Pada tahap keluarga berencana, ibu memilih dan meyakini KB steril (MOW) yang telah dilakukan bersamaan dengan tindakan SC. Hasil analisis menunjukkan tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan praktik pada penyusunan diagnosa, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi asuhan, namun ditemukan kesenjangan antara teori dan praktik pada data usia ibu dan hasil pemeriksaan tekanan darah pada kunjungan ANC pertama.Kesimpulan: Asuhan Kebidanan Continuity of Care pada Ny. R telah dilaksanakan secara komprehensif dan sesuai standar SOAP dari masa kehamilan hingga KB, dengan hasil akhir ibu dan bayi dalam kondisi sehat. Perlu adanya peninjauan kembali Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pengkajian data, khususnya data usia ibu dan tanda-tanda vital, agar sesuai dengan pedoman terkini dan kebutuhan pasien guna meminimalkan kesenjangan antara teori dan praktik di lapangan.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Continuity of Care, Asuhan Kebidanan, SOAP, Sectio Caesarea, MOW, Kehamilan Risiko Tinggi
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 - Kebidanan
SWORD Depositor: Perpustakaan Fikes
Depositing User: Perpustakaan Fikes
Date Deposited: 21 Sep 2026 03:54
Last Modified: 21 Sep 2026 03:54
URI: http://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5646

Actions (login required)

View Item
View Item