PARAWANSA, ANDI ALIVIA (2026) Asuhan Keperawatan pada Anak Hospitalisasi yang mengalami Ansietas dengan pemberian Intervensi Story Telling. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (301kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (344kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (277kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (6MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (5MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (231kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (49kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (301kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (274kB)
Abstract
Latar Belakang: Hospitalisasi pada anak usia prasekolah sering kali memicu ketakutan, stres, dan ansietas. Kondisi ini timbul akibat perubahan lingkungan yang asing serta berbagai prosedur medis yang harus dijalani. Untuk mengatasinya, diperlukan intervensi nonfarmakologis berbasis atraumatic care, salah satunya melalui pemberian terapi storytelling. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan asuhan keperawatan dalam mengatasi ansietas akibat hospitalisasi pada anak prasekolah menggunakan terapi storytelling di RSUD Dr. Soeratno Gemolong. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan subjek An. A (5 tahun) yang mengalami febris, hipertermia, dan diare. Terapi storytelling memanfaatkan media buku cerita bergambar yang diberikan selama 15–20 menit setiap sesi, berlangsung selama tiga hari berturut-turut pada tanggal 3–5 Mei 2026. Tingkat kecemasan anak diukur secara berkala menggunakan instrumen Faces Image Scale (FIS). Hasil: Terdapat penurunan skor ansietas yang signifikan selama intervensi. Skor FIS An. A menurun dari angka 6 menjadi 5 pada hari pertama, turun menjadi angka 3 pada hari kedua, dan mencapai angka 1 pada hari ketiga. Selain penurunan skor kecemasan, anak menunjukkan perubahan perilaku yang positif, seperti menjadi jauh lebih kooperatif saat tindakan medis, tampak lebih ceria, aktif berinteraksi dengan lingkungan sekitar, serta dapat tidur dengan nyenyak. Kesimpulan: Terapi storytelling terbukti efektif dalam menurunkan tingkat ansietas akibat dampak hospitalisasi, meningkatkan sikap kooperatif anak selama perawatan, dan membantu meminimalkan risiko trauma psikologis pada anak usia prasekolah.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Anak Prasekolah, Ansietas, Hospitalisasi, Storytelling. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 - Keperawatan |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 23 Oct 2026 09:08 |
| Last Modified: | 23 Oct 2026 09:08 |
| URI: | http://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5837 |

