ALFIAN, UMI NUR (2026) HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN FATIGUE PADA PASIEN HIPERTENSI DI KLINIK PRATAMA DR ERVINA. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (361kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (461kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (441kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (8MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (10MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (124kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (45kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (493kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (583kB)
Abstract
Latar Belakang : Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang memerlukan pengelolaan jangka panjang. Selain manifestasi klinis fisik, pasien hipertensi sering kali mengalami masalah psikologis seperti stres dan keluhan fisik kronis berupa fatigue (kelelahan). Stres yang tidak dikelola dengan baik dapat memicu aktivitas sistem saraf simpatis yang memperberat tekanan darah sekaligus memperburuk kondisi kelelahan pada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan fatigue pada pasien hipertensi di Klinik Pratama dr. Ervina. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 51 responden. Instrumen yang digunakan untuk mengukur tingkat stres adalah kuesioner DASS-42 (skala stres), sedangkan untuk mengukur fatigue menggunakan kuesioner Fatigue Severity Scale (FSS). Analisis data menggunakan uji statistik Rank Spearman. Analisa Univariat menunjukkan bahwa jenis kelamin responden mayoritas perempuan 28 (54,9%), kategori usia pada lansia awal 45-55 tahun berjumlah 26 (51%), mayoritas pendidikan terakhir SMA/SMK 26 (51%), kategori status perkawinan menikah 36 (71%), mayoritas pekerjaan swasta 24 (47%), frekuensi tingkat stres 28 orang (54,9%), sedangkan tingkat fatigue berat sebanyak 36 orang (70,6%). Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami stres dan fatigue dalam kategori tertentu. Berdasarkan uji korelasi Rank Spearman, diperoleh nilai p-value < 0,001 dengan nilai koefisien korelasi r sebesar 0,538. Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dengan arah positif (searah) dan kekuatan hubungan yang sedang. Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan fatigue pada pasien hipertensi di Klinik Pratama dr. Ervina. Semakin tinggi tingkat stres yang dialami pasien, maka semakin tinggi pula tingkat fatigue yang dirasakan. Tenaga kesehatan disarankan untuk memberikan intervensi manajemen stres guna membantu menurunkan tingkat fatigue pada penderita hipertensi.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Stres, Fatigue, Hipertensi |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 - Keperawatan |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 23 Oct 2026 09:06 |
| Last Modified: | 23 Oct 2026 09:06 |
| URI: | http://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5842 |

