PRAMESTI, NUCKE AURELYA (2026) Studi Docking Molekular Senyawa Aktif Krokot (Portulaca oleracea L.) Sebagai Altivator Enzim Antioksidan. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (473kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (304kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (471kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (8MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (238kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (40kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (370kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (352kB)
Abstract
Latar Belakang: Stres oksidatif akibat ketidakseimbangan Reactive Oxygen Species (ROS) dan sistem antioksidan endogen berkontribusi terhadap berbagai penyakit degeneratif. Aktivasi jalur Keap1-Nrf2 berperan penting dalam meningkatkan ekspresi enzim antioksidan. Krokot (Portulaca oleracea L.) diketahui kaya senyawa fenolik dan flavonoid berpotensi antioksidan, namun kajian interaksi molekulernya dengan Keap1-Nrf2 masih terbatas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pola interaksi molekuler, prediksi ADME dan toksisitas, serta menentukan senyawa aktif krokot dengan potensi terbaik sebagai aktivator enzim antioksidan Nrf2. Metode: Penelitian bersifat kuantitatif pre-experimental berbasis in silico menggunakan AutoDock Vina melalui platform PyRx untuk molecular docking, VegaZZ dan PyMOL untuk preparasi dan visualisasi, serta SwissADME dan pkCSM untuk prediksi ADME-Toksisitas. Hasil: Hasil docking menunjukkan sejumlah senyawa seperti Taraxerol, Hesperidin, Quercetin-O-hexoside, Neochlorogenic acid, dan Chlorogenic acid memiliki afinitas pengikatan baik dengan RMSD ≤2 Å serta interaksi nonkovalen pada residu kunci seperti GLN530 dan SER508. Sebagian besar senyawa menunjukkan profil ADME dan toksisitas yang mendukung pengembangan sebagai kandidat obat oral dengan risiko keamanan rendah. Senyawa Teraxerol ditetapkan sebagai senyawa terbaik karena semua hasil yang didapatkan sesuai dengan kriteria yang ditentukan pada setiap parameter pengujian. Kesimpulan: Senyawa aktif krokot berpotensi sebagai aktivator Nrf2, meskipun belum ada senyawa tunggal yang memenuhi seluruh kriteria kandidat obat ideal namun senyawa Teraxerol menjadi kandidat senyawa terbaik sehingga diperlukan optimasi struktur lebih lanjut untuk mengetahui keefektikan senyawa tersebut dalam aktivitas.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tanaman Krokot, Enzim Nrf2, Docking, Antioksidan, ADMET |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 - Farmasi |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 23 Oct 2026 09:01 |
| Last Modified: | 23 Oct 2026 09:01 |
| URI: | http://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5850 |

