RAHMAWATI, ADELIYA DWI (2026) FORMULASI SEDIAAN SPRAY EKSTRAK LAVENDER ( Lavandula angustifolia ) SEBAGAI INSEKTISIDA ANTI KUTU ( Ctenocephalides Falis ). Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (569kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (267kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (249kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (5MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (6MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (179kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (35kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (365kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (795kB)
Abstract
Latar Belakang: Kutu (Ctenocephalides felis) merupakan salah satu ektoparasit
yang sering menyerang kucing dan dapat menimbulkan gangguan kesehatan pada
hewan peliharaan. Penggunaan insektisida sintetis secara terus-menerus dapat
menimbulkan dampak yang kurang baik terhadap hewan maupun lingkungan,
sehingga diperlukan alternatif insektisida berbahan alam. Lavender (Lavandula
angustifolia) diketahui memiliki senyawa aktif yang berpotensi sebagai insektisida.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu fisik, kandungan
metabolit sekunder, serta efektivitas sediaan spray ekstrak lavender terhadap kutu
Ctenocephalides felis pada konsentrasi 10%, 15%, dan 20%. Metode: Penelitian
ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Ekstrak lavender dibuat
menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%, kemudian
diformulasikan dalam bentuk sediaan spray dengan variasi konsentrasi 10%, 15%,
dan 20%. Pemeriksaan ekstrak meliputi rendemen, susut pengeringan, kadar air,
kadar abu, dan skrining fitokimia. Uji efektivitas dilakukan secara in vitro terhadap
Ctenocephalides felis dengan mengamati waktu kematian kutu setelah diberikan
perlakuan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak lavender memiliki
rendemen sebesar 20,28% dan kadar air sebesar 4,29%. Hasil skrining fitokimia
menunjukkan adanya kandungan alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan steroid.
Hasil uji efektivitas menunjukkan bahwa rata-rata waktu kematian kutu pada
konsentrasi 10%, 15%, dan 20% masing-masing sebesar 18,35 detik, 18,07 detik,
dan 17,36 detik. Konsentrasi 20% menunjukkan waktu kematian paling cepat. Hasil
uji homogenitas varians menggunakan Levene Test diperoleh nilai signifikansi
sebesar 0,898 (>0,05), sehingga data dinyatakan homogen. Kesimpulan: Hasil uji
One Way ANOVA menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,010 (<0,05), yang
menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara konsentrasi ekstrak
lavender terhadap waktu kematian kutu. Dengan demikian, peningkatan konsentrasi
ekstrak lavender berpengaruh terhadap percepatan waktu kematian
Ctenocephalides felis.
Kata kunci: Ctenocephalides Felis, Lavender, Insektisida, Angustifolia, Spray
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Ctenocephalides Felis,Lavender, Insektisida, Angustifolia, Spray |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 - Farmasi |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 27 Oct 2026 08:17 |
| Last Modified: | 27 Oct 2026 08:17 |
| URI: | http://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5866 |

