LESTARI, RAHMA FITRI (2026) EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAUN MAJA (Aegle marmelos (L.) Corr.) TERHADAP LAJU PENYEMBUHAN LUKA INSISI PADA KELINCI JANTAN NEW ZEALAND (Oryctolagus cuniculus) MODEL DIABETES. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (345kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (404kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (418kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (10MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (191kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (30kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (368kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (620kB)
Abstract
Latar Belakang: Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan kadar glukosa darah tinggi karena pankreas gagal menghasilkan insulin atau resistensi insulin. International Diabetes Federation (IDF) menyatakan penderita DM secara global mencapai 537 juta penderita usia 20–79 tahun (10,5%). Di Indonesia, kasus DM menduduki peringkat ke-5 di dunia dengan 19,5 juta kasus pada tahun 2021 dan diperkirakan mencapai 28,6 juta pada tahun 2045. Komplikasi yang sering terjadi pada penderita adalah ulkus diabetikum. Ulkus diabetikum terjadi akibat kerusakan saraf dan pembuluh darah karena kadar gula darah yang tidak terkontrol. Daun maja diketahui memiliki metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, saponin, alkaloid, dan terpenoid yang berperan aktif dalam penyembuhan luka diabetes. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol daun maja (Aegle marmelos (L.) Corr.) terhadap penyembuhan luka insisi pada kelinci yang diinduksi aloksan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain eksperimental laboratorium Post-test Only Control Group Design. Kelinci 4 ekor diinduksi aloksan melalui intravena untuk menciptakan kondisi hiperglikemia melalui perusakan sel beta pankreas. Hewan uji diberikan 6 kelompok perlakuan yaitu kelompok netral, kontrol negatif (Na-CMC 0,5%), kontrol positif (Povidone iodine 10%), serta konsentrasi ekstrak 15%, 25%, dan 35%, di mana efektivitas penyembuhan luka insisi diamati pada area kulit yang telah dilukai. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variasi konsentrasi ekstrak daun maja (Aegle marmelos (L.) Corr.) memberikan efek penyembuhan luka diabetes pada kelinci model diabetes dengan nilai p-value (<0,05) yang berarti menunjukkan adanya perbedaan pengaruh yang nyata antar kelompok. Kesimpulan: Ekstrak etanol daun maja (Aegle marmelos (L.) Corr.) pada konsentrasi 35% terbukti paling efektif dalam mempercepat laju penyembuhan dengan hasil penyembuhan luka paling mendekati kontrol positif.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Diabetes Mellitus, Luka Insisi, Daun Maja, Ekstrak Etanol, Aloksan. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 - Farmasi |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 27 Oct 2026 08:21 |
| Last Modified: | 27 Oct 2026 08:21 |
| URI: | http://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5878 |

