PUTRI, ABEL TENISA (2026) PENGARUH ADVERSE DRUG REACTIONS (ADRs) ANTIHIPERTENSI TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD DR. MOEWARDI SURAKARTA. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (451kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (248kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (283kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (231kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (38kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (427kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (680kB)
Abstract
Latar Belakang : Penyakit ginjal kronik (PGK) merupakan masalah kesehatan
global yang sebagian besar pasien stadium lanjut memerlukan terapi hemodialisis.
Penggunaan antihipertensi dalam jangka panjang pada pasien hemodialisis dapat
meningkatkan risiko terjadinya Adverse Drug Reactions (ADRs) yang diduga dapat
memengaruhi kualitas hidup pasien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui gambaran karakteristik sosiodemografi dan klinis, gambaran Adverse
Drug Reactions (ADRs), gambaran kualitas hidup, serta menganalisis pengaruh
Adverse Drug Reactions (ADRs) antihipertensi terhadap kualitas hidup pasien
gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Dr. Moewardi Surakarta.
Metode : Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik observasional
dengan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan dari pasien gagal ginjal
kronik yang menjalani hemodialisis dan mendapatkan terapi antihipertensi serta
dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan IBM SPSS Statistic versi 26.
Hasil : sebanyak 76 pasien memenuhi kriteria penelitian. Mayoritas responden
berusia >55 tahun (39,5%), perempuan (59,2%), pendidikan terakhir SD (30,3 %),
pekerjaan lainnya (39,5%), menikah (80,3%). Karakteristik klinis menunjukkan
pasien hemodialisis >2 tahun (44,7%), hipertensi stage 2 (78,9%), menggunakan
kombinasi 3 obat antihipertensi (35,5%), dengan regimen terapi yang paling banyak
digunakan adalah kombinasi amlodipine dan candesartan (11,8%). ADRs yang
paling sering ditemukan adalah merasa lemas (25,76%) dengan kategori kausalitas
terbanyak doubtful (61,8%). Gambaran kualitas hidup menunjukkan mayoritas
responden berada pada kategori sedang. Hasil uji Chi-Square menunjukkan tidak
terdapat pengaruh yang signifikan antara ADRs antihipertensi terhadap kualitas
hidup dengan p = 0,420.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Adverse Drug Reactions (ADRs), Antihipertensi, Kualitas Hidup, Gagal Ginjal Kronik, Hemodialisis. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 - Farmasi |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 28 Oct 2026 04:27 |
| Last Modified: | 28 Oct 2026 04:27 |
| URI: | http://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5953 |

