Uji Efektivitas Nanoemulsi Ekstrak Daun Melinjo (Gnetum gnemon L.) sebagai Tabir Surya dengan Metode Spektrofotometri UV-VIS

NARISWARI, FAIZAH ARIQOH (2026) Uji Efektivitas Nanoemulsi Ekstrak Daun Melinjo (Gnetum gnemon L.) sebagai Tabir Surya dengan Metode Spektrofotometri UV-VIS. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.

[thumbnail of Cover dan Abstrak.pdf] Text
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (540kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (253kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (425kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (880kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (5MB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (233kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (33kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (347kB)
[thumbnail of Artikel Publikasi.pdf] Text
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (590kB)

Abstract

Latar Belakang : Paparan sinar ultraviolet (UV) secara berlebihan dapat menyebabkan berbagai kerusakan kulit. Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO) tahun 2020, terdapat sekitar 1.609 kasus kanker kulit melanoma di Indonesia dengan kasus kematian sebanyak 699 orang . Daun melinjo (Gnetum gnemon L.) mengandung senyawa flavonoid, tanin, saponin, dan fenolik yang berpotensi sebagai antioksidan tetapi juga memiliki kemampuan fotoprotektif terhadap kulit. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas tabir surya ekstrak daun melinjo dan kemampuan ekstrak diformulasikan menjadi nanoemulsi, serta menentukan nilai Sun Protection Factor (SPF) tertinggi dari sediaan nanoemulsi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Daun melinjo dilakukan standarisasi simplisia, standarisasi ekstrak, dan skrining fitokimia. Ekstrak selanjutnya diformulasikan menjadi nanoemulsi dengan variasi konsentrasi ekstrak 0,20% (F1), 0,25% (F2) dan 0,30% (F3). Evaluasi sediaan meliputi uji ukuran partikel, persen transmitan, organoleptik, pH, tipe emulsi, viskositas, iritasi, dan hedonik. Efektivitas tabir surya diuji secara in vitro menggunakan spektrofotometer UV-VIS pada panjang gelombang 290–320 nm, kemudian nilai SPF dihitung menggunakan persamaan Mansur. Analisis data yang digunakan menggunakan Ms. Excel. Hasil : Ekstrak daun melinjo pada konsentrasi 100 ppm, 200 ppm, dan 300 ppm menghasilkan nilai SPF berturut-turut sebesar 5,07,6,86,dan 9,97. Seluruh formula nanoemulsi memenuhi parameter mutu fisik yang baik. Nilai SPF nanoemulsi F0, F1, F2, dan F3 berturut-turut sebesar 4,67, 9,39, 10,85; dan 13,93. Kesimpulan : Ekstrak daun melinjo memiliki aktivitas tabir surya dan dapat diformulasikan menjadi sediaan nanoemulsi. Efektivitas tabir surya tertinggi pada F3 dengan nilai 13,93 kategori proteksi maksimal.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: daun melinjo, nanoemulsi, spektrofotometri UV-VIS , SPF, tabir surya
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 - Farmasi
SWORD Depositor: Perpustakaan Fikes
Depositing User: Perpustakaan Fikes
Date Deposited: 28 Oct 2026 04:24
Last Modified: 28 Oct 2026 04:24
URI: http://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5960

Actions (login required)

View Item
View Item