FITRIATI, BELIN ISNANI (2026) UJI STABILITAS DAN ANTIOKSIDAN SEDIAAN BEDAK TABUR EKSTRAK ETANOL DAUN JATI (Tectona grandis L.,f). Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (384kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (404kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (292kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (6MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (233kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (49kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (467kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (289kB)
Abstract
Latar belakang: World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa lebih dari 99persen populasi global tinggal di wilayah dengan kualitas udara yang belum memenuhi standar kesehatan. Paparan polusi dan radiasi ultraviolet secara menerus dapat meingkatkan akumulasi radikal bebas pada kulit, sehingga memicu penuaan dini dan kerusakan sel. Daun jati (Tectona grandis L.f.) mengandung metabolit sekunder, terutama flavonoid dan senyawa fenolik yang berpotensi sebagai antioksidan alami. Tujuan: Penelitian ini bertujuan memformulasikan ekstrak etanol daun jati kedalam sediaan bedak tabur dengan variasi konsentrasi, serta menguji stabilitas fisik dan aktivitas antioksidan. Metode: Penelitian eksperimental ini menggunakan ekstrak etanol daun jati yang diformulasikan dalam sediaan bedak tabur dengan konsentrasi F0 (0persen), F1 (15persen), F2 (20persen) dan F3 (25persen). Evaluasi meliputi organoleptik, pH, homogenitas, daya lekat, daya alir, stabilitas melalui cycling test, uji iritasi, uji hedonik pada 30 panelis, serta uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Hasil: Ekstrak etanol daun jati menunjukkan aktivitas antioksidan kategori kuat dengan nilai IC50 69,02 ppm. Seluruh formula memenuhi persyaratan mutu fisik meliputi organoleptik, pH, homogenitas, daya alir, daya lekat serta tidak menimbulkan iritasi. Uji stabilitas juga menunjukkan bahwa semua formula stabil selama penyimpanan berdasarkan metode cycling test. Uji aktivitas antioksidan pada sediaan bedak tabur menghasilkan nilai IC50 untuk F0 yaitu 253,75 ppm (lemah), F1 107,90 ppm (sedang), F2 90,55 ppm (kuat), F3 75,64 ppm (kuat) dan kontrol positif 69,80 ppm (kuat). Kesimpulan: Ekstrak etanol daun jati dapat diformulasikan menjadi bedak tabur yang memenuhi standar mutu, aman, dan stabil. Formula 3 (25persen) merupakan formula terbaik karena memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 75,64 ppm yang termasuk kategori kuat.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Antioksidan, Daun, Jati, DPPH, Stabilitas |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 - Farmasi |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 28 Oct 2026 08:40 |
| Last Modified: | 28 Oct 2026 08:40 |
| URI: | http://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5971 |

