ROSYADI, YUSLIKHA MILATI (2026) ANALISIS PENGENDALIAN PENGADAAN OBAT DENGAN MENGGUNAKAN METODE ABC, VEN, DAN ROP DI INSTALASI FARMASI DINAS KESEHATAN KABUPATEN KLATEN. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (362kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (272kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (366kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (771kB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (7MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (208kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (39kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (442kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (465kB)
Abstract
Latar Belakang: Ketersediaan obat merupakan aspek penting dalam pelayanan Farmasi. Kontrol pengadaan yang tidak efektif dapat menyebabkan kehabisan stok, kelebihan stok, dan pemanfaatan anggaran yang tidak efisien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengadaan obat menggunakan metode ABC-VEN dan Reorder point (ROP) di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten. Metode: Studi deskriptif retrospektif dilakukan dengan menggunakan data konsumsi obat dan investasi tahun 2025. Analisis ABC digunakan untuk mengidentifikasi prioritas investasi, analisis VEN untuk menentukan kekritisan obat, dan analisis ROP untuk menentukan titik pemesanan ulang berdasarkan konsumsi harian rata-rata, waktu tunggu, dan stok keamanan. Hasil: Kategori A terdiri dari 12 item obat (7,79%) dan menyumbang 70,70% dari total nilai investasi, sedangkan Kategori B dan C masing-masing menyumbang 20,04% dan 9,26%. Analisis VEN menunjukkan bahwa kategori Esensial mendominasi dengan 120 item (77,92%), diikuti oleh kategori Vital dengan 18 item (11,68%) dan kategori Non-esensial dengan 16 item (10,38%). Analisis ABC-VEN menunjukkan bahwa kelompok Prioritas (P) dan Utama (U) masing-masing menyumbang 5,79% dan 85,48% dari total nilai investasi. Analisis ROP menunjukkan bahwa tablet Parasetamol 500 mg memiliki titik pemesanan ulang tertinggi, yaitu 580.089 unit. Kesimpulan: Penerapan metode ABC-VEN dan ROP dapat meningkatkan efisiensi pengadaan dan mendukung ketersediaan obat yang berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ABC, Obat, Rerorder Point (ROP), VEN |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 - Farmasi |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 28 Oct 2026 08:36 |
| Last Modified: | 28 Oct 2026 08:36 |
| URI: | http://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5977 |

