PRATIWI, ENO CINDY (2026) Analisis Komparatif Kadar Flavonoid, Aktivitas Antioksidan, Pada Ekstrak Dan Fraksi Batang Kangkung Darat (Ipomoea reptans reptans) dan Kangkung Air (Ipomoea aquatica). Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (512kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (404kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (478kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (173kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (33kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (308kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (330kB)
Abstract
Latar Belakang: Kangkung darat (Ipomoea reptans) dan kangkung air (Ipomoea aquatica) mengandung metabolit sekunder layaknya flavonoid, tanin, serta saponin disertai potensi menjadi antioksidan alami. Perbedaan habitat tumbuh diduga memengaruhi kandungan senyawa bioaktif dan aktivitas antioksidannya, sementara pemanfaatan batang kangkung sebagai sumber senyawa bioaktif masih terbatas. Tujuan: Membandingkan karakteristik ekstrak batang kangkung darat dan kangkung air melalui standarisasi simplisia, skrining fitokimia, kadar flavonoid total, juga aktivitas antioksidan metode DPPH. Metode: Penelitian eksperimental laboratorium deskriptif kuantitatif. meliputi determinasi tanaman, standarisasi simplisia, skrining fitokimia, penetapan kadar flavonoid total (metode AlCl₃), dan uji antioksidan DPPH. Hasil: Sampel teridentifikasi sebagai Ipomoea reptans Poir. dan Ipomoea aquatica Forsk. Simplisia kangkung darat: susut pengeringan 3,20%, kadar air 6,52%, kadar abu 4,30%. Simplisia kangkung air: susut pengeringan 5,42%, kadar air 7,42%, kadar abu 4,40%. Semua parameter memenuhi syarat mutu. Skrining fitokimia menunjukkan kangkung darat mengandung tanin dan saponin, sedangkan kangkung air mengandung flavonoid, tanin, dan saponin. Kesimpulan: Kedua simplisia memenuhi syarat mutu dan mengandung metabolit sekunder berpotensi antioksidan, dengan perbedaan profil fitokimia yang diduga memengaruhi aktivitas biologinya.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Antioksidan, DPPH, Flavonoid total, Kangkung |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 - Farmasi |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 28 Oct 2026 08:22 |
| Last Modified: | 28 Oct 2026 08:22 |
| URI: | http://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5984 |

