RAHMA, AULIA (2026) Uji Efektivitas Ekstrak Daun Kitolod (Isotoma Longiflora (L.)) Terhadap Pertumbuhan Rambut Pada Hewan Uji. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (532kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (354kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (424kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (5MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (282kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (38kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (433kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (249kB)
Abstract
Latar Belakang: Alopesia androgenetik merupakan kondisi kerontokan rambut progresif yang mempengaruhi hingga 50% populasi pria maupun wanita. Meskipun kondisi ini tidak membahayakan jiwa, seringkali menimbulkan tekanan psikologis, mengurangi rasa percaya diri, dan menurunkan kualitas hidup orang yang mengalaminya. Daun kitolod (Isotoma longiflora (L.)) mengandung flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan polifenol yang berpotensi merangsang pertumbuhan rambut. Senyawa polifenol, flavonoid, fenolik, alkaloid, dan saponin menunjukkan berbagai mekanisme dalam mendukung regenerasi folikel rambut dengan cara mempengaruhi berbagai jalur biologis terkait dengan siklus pertumbuhan rambut. Flavonoid dan polifenol memiliki aktivitas antioksidan yang dapat melindungi folikel rambut dari stress oksidatif dan membantu pertumbuhan rambut dengan mengaktifkan jalur molekuler seperti Wnt/β-catenin. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas ekstrak daun kitolod (Isotoma longiflora (L.)) terhadap pertumbuhan rambut kelinci jantan New Zealand White, menentukan konsentrasi paling efektif, dan mengetahui jangka waktu efektivitasnya. Metode: Penelitian ini merupakan eksperimen laboratorium dengan lima kelompok perlakuan, yaitu kontrol negatif (Na CMC 1%), kontrol positif (minoxidil 2%), serta ekstrak daun kitolod dengan berbagai konsentrasi 10%, 20%, dan 30%. Sediaan dioleskan dua kali sebanyak 1 ml sehari selama 14 hari. Parameter yang diamati adalah panjang rambut dan bobot rambut. Data dianalisis menggunakan Shapiro-Wilk, Levene, One Way ANOVA, dan LSD. Hasil: analisis statistik menunjukkan ekstrak daun kitolod efektif meningkatkan pertumbuhan rambut. Kesimpulan: Ekstrak daun kitolod (Isotoma longiflora (L.)) dengan konsentrasi 30% memberikan hasil paling baik, dengan rata-rata panjang rambut 8,4 mm dan bobot rambut 0,226 gram, mendekati kontrol positif yaitu minoxidil 2% dengan rata-rata panjang rambut 9,6 mm.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci : Daun Kitolod Isotoma longiflora (L.), Pertumbuhan Rambut, Kelinci New Zealand White, Minoxidill. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 - Farmasi |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 28 Oct 2026 08:06 |
| Last Modified: | 28 Oct 2026 08:06 |
| URI: | http://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5985 |

