KARTIKASARI, RENGGANIS ASTRIE (2026) Aktivitas Antimikroba Minyak Daun Kirinyuh (Chromolaena odorata L) Terhadap Bakteri Staphylococus Aureus ATCC 25923, Escherichia coli ATCC 8739 dan Jamur Candida albicans. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (461kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (456kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (496kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (5MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (5MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (115kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (33kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (394kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (771kB)
Abstract
Latar belakang: Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa resistensi antimikroba merupakan salah satu dari 10 ancaman kesehatan global teratas. Resistensi antimikroba terjadi akibat penggunaan antimikroba yang tidak tepat, yang pada akhirnya menyebabkan penyebaran mikroorganisme yang resisten. Daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.) diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antimikroba. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa kimia minyak daun kirinyuh menggunakan GC-MS serta aktivitas antibakteri dan antijamur terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25923, Escherichia coli ATCC 8739, dan jamur Candida albicans. Metode: Minyak daun kirinyuh dianalisis menggunakan GC-MS untuk mengidentifikasi senyawa aktif. Uji antimikroba dilakukan dengan metode difusi cakram pada beberapa variasi konsentrasi, dengan DMSO sebagai kontrol negatif dan antibiotik sebagai kontrol positif. Parameter yang diamati adalah diameter zona hambat. Data dianalisis menggunakan SPSS melalui uji One Way ANOVA. Hasil: Analisis GC-MS menunjukkan bahwa minyak daun kirinyuh mengandung senyawa aktif yang didominasi Germacrene-D (14,48%), trans-Caryophyllene (12,49%), Cyclohexene, 3,4-diethenyl-3-methyl (12,03%), dan Delta-Cadinene (7,34%). Minyak daun kirinyuh mampu menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Candida albicans. Analisis statistik menunjukkan terdapat perbedaan aktivitas antimikroba yang signifikan antar kelompok perlakuan (p < 0,05). Kesimpulan: Minyak daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.) memiliki aktivitas antimikroba terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25923, Escherichia coli ATCC 25922, dan Candida albicans, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai sumber agen antimikroba alami.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Daun Kirinyuh, Minyak Atsiri, GC-MS, Staphylococcus aureus, Escherichia coli dan Jamur Candida albicans. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 - Farmasi |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 28 Oct 2026 08:29 |
| Last Modified: | 28 Oct 2026 08:29 |
| URI: | http://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5990 |

