Kejadian Potentially Inappropriate Medications (PIMs) Berdasarkan Beers Criteria 2023 dan Efek Samping Obat pada Pasien Geriatri di Rawat Jalan RSUD Pandan Arang Boyolali

AISYAH, SALSABILA NUR (2026) Kejadian Potentially Inappropriate Medications (PIMs) Berdasarkan Beers Criteria 2023 dan Efek Samping Obat pada Pasien Geriatri di Rawat Jalan RSUD Pandan Arang Boyolali. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.

[thumbnail of Cover dan Abstrak.pdf] Text
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (478kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (420kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (321kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (835kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (9MB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (298kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (38kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (386kB)
[thumbnail of Artikel Publikasi.pdf] Text
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (843kB)

Abstract

Latar Belakang: Potentially Inappropriate Medications (PIMs) merupakan penggunaan obat yang berpotensi menimbulkant risiko lebih besar dibanding dengan manfaat terapeutiknya, terutama pada pasien geriatri yang rentan mengalami efek samping obat akibat penyakit kronis serta kondisi medis multipel yang memerlukan penggunaan banyak obat yang disebut polifarmasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian PIMs berdasarkan Beers Criteria 2023, serta mengetahui hubungan jenis kelamin, usia, jumlah obat, dan jumlah komorbid dengan kejadian PIMs pada pasien geriatri. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan rancangan cross-sectional yang dimana data dikumpulkan secara prospektif selama periode penelitian. Sampel diambil dengan metode purposive sampling, dimana pemilihan sampel didasarkan pada kriteria inklusi yang telah ditentukan data diperoleh dari rekam medis dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square (p>0,05). Hasil: Karakteristik pasien geriatri didominasi laki-laki (58%), kelompok usia 60–74 tahun (83%), menerima ≥5 macam obat (94%), memiliki 1 komorbid (53%), dan menjalani pengobatan di Poli Saraf (57%). Kejadian PIMs sebanyak 58% pasien, dengan mayoritas mengalami 1 kejadian PIMs (35%). Kategori 1 yang paling banyak (85%), obat PIMs yang paling sering digunakan ketorolac (18%) dan natrium diklofenak (17%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara jenis kelamin (p=0,793), usia (p=0,940), jumlah obat (p=0,682), dan jumlah komorbid (p=0,237) dengan kejadian PIMs. Kesimpulan: Tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara jenis kelamin, usia, jumlah obat, jumlah komorbid dengan kejadian PIMs. Meskipun demikian, Kejadian Potentially Inappropriate Medications (PIMs masih ditemukan pada sebagian besar pasien geriatri sehingga identifikasi dan pemantauan penggunaan obat secara tepat tetap diperlukan.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Beers Criteria 2023, Chi-Square, Pasien Geriatri, PIMs, Rawat Jalan
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 - Farmasi
SWORD Depositor: Perpustakaan Fikes
Depositing User: Perpustakaan Fikes
Date Deposited: 28 Oct 2026 08:27
Last Modified: 28 Oct 2026 08:27
URI: http://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5996

Actions (login required)

View Item
View Item