PUTRI, MEISYA RUSHAYNA AZZAHRA (2026) Kejadian Potentially Inappropriate Medications (PIMs) Berdasarkan Beers Criteria 2023 Dan Efek Samping Obat pada Pasien Lansia Di RSU PKU Muhammadiyah Delanggu. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (545kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (229kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (335kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (222kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (40kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (490kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (284kB)
Abstract
Latar Belakang: Peningkatan populasi lanjut usia disertai meningkatnya prevalensi penyakit kronis yang mendorong terjadinya polifarmasi serta meningkatkan risiko penggunaan Potentially Inappropriate Medications (PIMs) dan efek samping obat (ESO). Identifikasi PIMs berdasarkan Beers Criteria 2023 dan evaluasi kausalitas ESO penting untuk meningkatkan keamanan terapi pada pasien lansia. Tujuan: Mengetahui gambaran penggunaan PIMs berdasarkan Beers Criteria 2023 serta menganalisis kejadian dan kausalitas ESO pada pasien lansia rawat jalan di RSU PKU Muhammadiyah Delanggu. Metode: Penelitian kuantitatif observasional non-eksperimental dengan pendekatan cross-sectional pada 98 pasien lansia berusia ≥60 tahun yang dipilih menggunakan accidental sampling selama Maret–Juli 2026. PIMs diidentifikasi dari rekam medis menggunakan Beers Criteria 2023, sedangkan ESO dinilai melalui wawancara dan dianalisis menggunakan Algoritma Naranjo. Hasil: Sebanyak 61 pasien (62%) menggunakan ≥5 jenis obat dan 37 pasien (37%) menerima sedikitnya satu PIM. Mayoritas pasien menerima 2 PIMs, yaitu 20 pasien (20%), 3 PIMs, yaitu 3 pasien (3%), dan 4 PIMs yaitu 1 pasien (1%). ESO ditemukan pada 8 pasien (8,16%); sebanyak 7 pasien (87,5%) di antaranya menerima PIMs. Manifestasi ESO meliputi pusing, jantung berdebar, mulut kering, nyeri perut, dan batuk kering. Berdasarkan Algoritma Naranjo, seluruh kasus tergolong possible dengan skor 2-4. Kesimpulan: Kejadian PIMs pada pasien lansia tergolong tinggi, sedangkan ESO ditemukan pada sebagian kecil pasien dan mayoritas terjadi pada pasien yang menerima PIMs. Penerapan Beers Criteria 2023, reviu regimen obat, serta pemantauan terapi secara berkala diperlukan untuk meningkatkan keamanan penggunaan obat pada pasien lansia.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Beers Criteria 2023, Efek samping Obat, Potentially Inappropriate Medications |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 - Farmasi |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 28 Oct 2026 08:36 |
| Last Modified: | 28 Oct 2026 08:36 |
| URI: | http://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5997 |

