DANTI, AULIYA RAHMA (2026) “Kejadian Potentially Inappropriate Medication (PIM) Berdasarkan Beers Criteria 2023 dan Efek Samping Obat pada Pasien Geriatri di RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo”. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (393kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (281kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (309kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (7MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (7MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (173kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (42kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (445kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (870kB)
Abstract
Latar Belakang: Pasien geriatri mengalami perubahan fisiologis dan penurunan fungsi organ yang dapat meningkatkan risiko penggunaan obat yang tidak tepat. Potentially Inappropriate Medication (PIM) merupakan penggunaan obat yang berpotensi memberikan risiko lebih besar dibandingkan manfaatnya. Beers Criteria 2023 dapat digunakan untuk mengidentifikasi PIM pada pasien geriatri. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran kejadian PIM, kategori PIM, dan jenis obat yang termasuk PIM berdasarkan Beers Criteria 2023 pada pasien geriatri di RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo. Metode: Penelitian ini merupakan Penelitian observasional deskriptif dengan pendekatan cross-sectional dan pengambilan data secara prospektif. Data diperoleh melalui penelusuran rekam medis pasien geriatri rawat jalan di Poli Penyakit Dalam RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo pada periode Mei–Juni 2025. Sampel berjumlah 97 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Identifikasi PIM dilakukan dengan membandingkan obat yang digunakan pasien dengan Beers Criteria 2023, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan frekuensi dan persentase. Hasil: Dari 97 pasien geriatri, sebanyak 74 pasien (76,3%) mengalami PIM dan 23 pasien (23,7%) tidak mengalami PIM. Total 573 obat yang diberikan, ditemukan 116 kejadian obat yang termasuk dalam cakupan PIM berdasarkan Beers Criteria 2023. Kategori PIM terbanyak adalah obat yang berpotensi tidak tepat pada geriatri, yaitu 82 kejadian (70,65%), diikuti obat yang harus digunakan hati-hati sebanyak 13 kejadian (11,16%), obat yang harus dihindari atau disesuaikan dosisnya berdasarkan fungsi ginjal sebanyak 9 kejadian (7,73%), obat yang berpotensi tidak tepat pada penyakit atau sindrom tertentu sebanyak 7 kejadian (5,03%), serta interaksi obat yang harus dihindari sebanyak 5 kejadian (4,31%). Meloxicam merupakan obat PIM yang paling banyak ditemukan, yaitu 23 kejadian (19,82%). Kesimpulan: Kejadian PIM berdasarkan Beers Criteria 2023 pada pasien geriatri di RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo tergolong tinggi. Identifikasi PIM secara berkala diperlukan untuk mendukung evaluasi penggunaan obat dan meningkatkan keamanan serta ketepatan terapi pada pasien geriatri
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: PIM (Potentially Inappropiate Medication), Beers Criteria 2023, Geriatri, Polifarmasi, Penggunaan Obat. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 - Farmasi |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 28 Oct 2026 08:13 |
| Last Modified: | 28 Oct 2026 08:13 |
| URI: | http://eprints.udb.ac.id/id/eprint/6008 |

