SULISTYAWAN, ERICK NUR (2026) IDENTIFIKASI PENETAPAN KADAR HIDROKUINON DALAM PRODUK DAY CREAM YANG BEREDAR DI KECAMATAN X KABUPATEN KARANGANYAR. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (396kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (482kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (270kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (7MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (205kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (42kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (317kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (819kB)
Abstract
Latar Belakang : Hidrokuinon merupakan bahan pemutih kulit yang dilarang digunakan dalam kosmetik oleh BPOM karena berisiko menimbulkan iritasi, ochronosis eksogen, hingga kanker kulit. Day cream non-BPOM yang beredar di Kecamatan X, Kabupaten Karanganyar berpotensi mengandung hidrokuinon, sehingga pembuktian kandungan dan kadarnya diperlukan untuk melindungi kesehatan konsumen yang tidak mengetahui komposisi produk yang digunakan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan membuktikan ada tidaknya kandungan hidrokuinon, menetapkan kadarnya menggunakan instrumen High Performance Liquid Chromatography (HPLC), serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan regulasi keamanan BPOM. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan eksperimental laboratorium. Sebanyak 15 sampel day cream non-BPOM yang beredar di Kecamatan X dikumpulkan secara purposive sampling. Analisis kualitatif dilakukan melalui uji reaksi warna menggunakan pereaksi FeCl₃, Benedict, dan o-fenantrolin, kemudian dikonfirmasi secara kuantitatif menggunakan HPLC dengan kolom C18 dan fase gerak metanol : aquades (60:40). Hasil: Seluruh sampel menunjukkan hasil negatif pada uji reaksi warna. Namun, analisis HPLC dengan kurva kalibrasi linear (y = 0,0044x + 0,0015; R² = 0,9997) mendeteksi hidrokuinon pada 2 dari 15 sampel, yaitu Sampel B dan Sampel D, yang ditandai dengan kesesuaian waktu retensi terhadap larutan standar hidrokuinon. Kadar hidrokuinon pada kedua sampel tersebut berturut-turut sebesar 0,266% dan 0,020% (b/b), sedangkan 13 sampel lainnya tidak terdeteksi mengandung hidrokuinon pada kondisi analisis yang digunakan. Dengan demikian, hidrokuinon tetap terdeteksi meskipun uji kualitatif bernilai negatif. Perbedaan hasil antara uji reaksi warna dan HPLC menunjukkan bahwa HPLC memiliki sensitivitas dan selektivitas yang lebih tinggi.Kesimpulan: masih terdapat produk day cream non-BPOM di wilayah tersebut yang mengandung hidrokuinon dan tidak memenuhi ketentuan keamanan BPOM yang mensyaratkan kadar 0%.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hidrokuinon, Day Cream, HPLC, kosmetik non-BPOM |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 - Farmasi |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 28 Oct 2026 08:14 |
| Last Modified: | 28 Oct 2026 08:14 |
| URI: | http://eprints.udb.ac.id/id/eprint/6010 |

