FATHANIA, ADELLIA IGA AL (2026) FORMULASI DAN UJI STABILITAS SEDIAAN SERUM EKSTRAK DAUN SUKUN (ARTOCARPUS ALTILIS) SERTA UJI AKTIOKSIDAN DENGAN METODE DPPH. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (404kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (348kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (290kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (5MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (140kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (48kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (333kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (697kB)
Abstract
Latar Belakang: Radikal bebas merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan stres oksidatif dan berperan dalam kerusakan serta penuaan kulit. Penggunaan bahan alam yang memiliki aktivitas antioksidan menjadi salah satu alternatif untuk membantu menangkal radikal bebas. Daun sukun (Artocarpus altilis) diketahui mengandung metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antioksidan sehingga dapat dikembangkan dalam bentuk sediaan serum. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak daun sukun dalam sediaan serum, mengetahui karakteristik fisik dan stabilitas sediaan, serta mengetahui aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Metode: Penelitian ini merupakan Penelitian eksperimental dengan variasi konsentrasi ekstrak 2% (F1), 4% (F2), dan 6% (F3), sedangkan F0 merupakan basis serum tanpa ekstrak. Evaluasi meliputi organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, dan daya lekat. Stabilitas diuji menggunakan cycling test selama 6 siklus atau 12 hari. Aktivitas antioksidan ditentukan berdasarkan nilai IC50 menggunakan metode DPPH pada panjang gelombang 517 nm. Hasil: Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun sukun memiliki nilai IC50 sebesar 53,45 µg/mL dengan kategori kuat. Seluruh formula serum tetap homogen dan stabil secara fisik selama pengujian. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa variasi konsentrasi ekstrak berpengaruh signifikan terhadap pH, viskositas, dan daya lekat, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap daya sebar. Nilai IC50 F0, F1, F2, dan F3 berturut-turut sebesar 294,43; 37,80; 34,93; dan 29,76 µg/mL. Kesimpulan: Ekstrak daun sukun dapat diformulasikan menjadi sediaan serum dengan karakteristik fisik dan stabilitas yang baik serta memiliki aktivitas antioksidan. Formula F3 dengan konsentrasi ekstrak 6% memiliki nilai IC50 terendah, yaitu 29,76 µg/mL, sehingga menunjukkan aktivitas antioksidan tertinggi di antara formula serum yang diuji.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci : Antioksidan, DPPH, Radikal Bebas, Serum, Stabilitas. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 - Farmasi |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 28 Oct 2026 08:07 |
| Last Modified: | 28 Oct 2026 08:07 |
| URI: | http://eprints.udb.ac.id/id/eprint/6014 |

