SUCITRA, NESYA (2026) Stabilitas dan Uji Aktivitas Antibakteri Sediaan Mouthwash Ekstrak Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Terhadap Bakteri Streptococcus mutans ATCC 25175. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (457kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (264kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (421kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (6MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (249kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (30kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (322kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (345kB)
Abstract
Latar Belakang: Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang disebabkan oleh bakteri S. mutans. Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Survei Kesehatan Indonesia (SKI) pada tahun 2023 di provinsi Jawa Tengah dengan usia ≥ 3 tahun dengan karakteristik gigi rusak, berlubang, dan nyeri sebesar 43,6%. Penggunaan obat kumur berbahan kimia dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek samping sehingga diperlukan alternatif berbahan alam yang lebih aman. Buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) mengandung senyawa flavonoid, tanin, dan saponin yang berpotensi sebagai antibakteri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol buah belimbing wuluh terhadap S. mutans ATCC 25175, memformulasikannya menjadi sediaan mouthwash, mengevaluasi mutu fisik dan stabilitasnya, serta mengetahui pengaruh variasi konsentrasi ekstrak terhadap stabilitas sediaan. Metode: Penelitian eksperimental ini menggunakan ekstrak yang diformulasikan menjadi mouthwash dengan konsentrasi 15% (FI), 20% (FII), dan 25% (FIII). Evaluasi meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, stabilitas dengan cycling test, serta uji aktivitas antibakteri metode difusi cakram terhadap S. mutans ATCC 25175. Analisis data menggunakan uji Kruskal–Wallis dan Pairwise Comparisons. Hasil: Semua formula memenuhi persyaratan mutu fisik dan tetap stabil selama pengujian. Rata-rata zona hambat ekstrak berturut-turut adalah 3,88 mm, 5,78 mm, dan 5,93 mm; sedangkan sediaan mouthwash sebesar 1,51 mm, 4,23 mm, dan 4,83 mm. Formula FIII (25%) menghasilkan zona hambat terbesar. Variasi konsentrasi tidak mempengaruhi stabilitas fisik sediaan. Kesimpulan: Ekstrak etanol buah belimbing wuluh memiliki aktivitas antibakteri, dapat diformulasikan menjadi mouthwash. Seluruh formula stabil selama pengujian. Formula FIII (25%) merupakan formula paling berpotensi menghambat S. mutans ATCC 25175.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Antibakteri, Averrhoa bilimbi L., Mouthwash, Stabilitas, Streptococcus mutans. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 - Farmasi |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 28 Oct 2026 07:54 |
| Last Modified: | 28 Oct 2026 07:54 |
| URI: | http://eprints.udb.ac.id/id/eprint/6023 |

