SUSANTI, NOVI (2026) Analisis Tindak Tutur Ilokusional Wednesday Addams dalam Hubungannya dengan Kepribadian dan Sikap Sosial dalam Serial Netflix Wednesday 2022. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (468kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (225kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (230kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (5MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (182kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (47kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (322kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (550kB)
Abstract
Penelitian ini menganalisis tindak ilokusi yang digunakan oleh Wednesday Addams dalam serial Netflix Wednesday (2022) serta kontribusinya terhadap representasi kepribadian dan sikap sosial tokoh tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tindak ilokusi yang digunakan Wednesday, menganalisis kontribusi tindak ilokusi tersebut terhadap representasi kepribadiannya, serta mengkaji sikap sosial yang tercermin dalam interaksinya dengan tokoh lain. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teori Tindak Tutur Searle (1979) digunakan untuk mengklasifikasikan tindak ilokusi, tipologi kepribadian Heymans dan Wiersma (1905) digunakan untuk menginterpretasikan kecenderungan kepribadian, sedangkan konsep sikap Allport (1935) yang didukung oleh kerangka Eagly dan Chaiken (1993) digunakan untuk menganalisis sikap sosial.
Data penelitian terdiri atas 61 tuturan yang diucapkan oleh Wednesday Addams dalam Episode 1–4. Hasil penelitian menunjukkan empat jenis tindak ilokusi, yaitu 26 tuturan asertif (42,6%), 13 tuturan direktif (21,3%), 12 tuturan komisif (19,7%), dan 10 tuturan ekspresif (16,4%), sedangkan tindak deklaratif tidak ditemukan (0%). Tindak asertif merupakan jenis yang paling dominan dan terutama digunakan untuk menyampaikan pengamatan, pendapat, dugaan, penjelasan, dan penilaian. Hasil analisis kepribadian menunjukkan bahwa Wednesday didominasi oleh dimensi Non-Emotional (nE), Active (A), dan Secondary Function (S) yang membentuk tipe kepribadian Phlegmatic. Karakteristik nE dan S masing-masing ditemukan dalam 59 tuturan (96,7%), sedangkan karakteristik A ditemukan dalam 44 tuturan (72,1%). Sebaliknya, karakteristik Emotional (E) dan Primary Function (P) masing-masing hanya ditemukan dalam 2 tuturan (3,3%), yang menunjukkan bahwa respons emosional dan spontan muncul secara terbatas serta bergantung pada konteks. Dalam hubungan sosial, sikap Wednesday tercermin melalui komponen kognitif, afektif, dan perilaku, yang diwujudkan dalam tanggung jawab dan perlindungan terhadap keluarga, kritik dan resistensi terhadap otoritas, evaluasi yang hati-hati terhadap teman sebaya dan rival, serta loyalitas dan kerja sama terhadap individu yang dipercayainya. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa pola tindak ilokusi yang muncul secara berulang tidak hanya berfungsi untuk menyampaikan maksud komunikatif, tetapi juga menjadi bukti linguistik dalam merepresentasikan kepribadian Phlegmatic Wednesday yang ditandai oleh rasionalitas, aktivitas yang terarah, refleksi, konsistensi, dan pengendalian emosi, serta sikap sosialnya yang mandiri, kritis, selektif, protektif, dan loyal dalam berbagai hubungan interpersonal.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tindak ilokusi, teori tindak tutur, kepribadian Phlegmatic, sikap sosial, Wednesday Addams, analisis pragmatik. |
| Subjects: | P Language and Literature > PE English |
| Divisions: | Fakultas Hukum dan Bisnis > S1 - Bahasa Inggris |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fhb |
| Depositing User: | Perpustakaan Fhb |
| Date Deposited: | 30 Oct 2026 02:12 |
| Last Modified: | 30 Oct 2026 02:12 |
| URI: | http://eprints.udb.ac.id/id/eprint/6159 |

