INDRAWATI, TARISSA DWI (2026) Perlindungan Konsumen Fintech Melalui Alternatif Penyelesaian Sengketa Oleh Otoritas Jasa Keuangan Solo. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (380kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (289kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (342kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (5MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (121kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (42kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (339kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (632kB)
Abstract
Sektor jasa keuangan digital (fintech) semakin berkembang sehingga meningkatkan akses masyarakat pada layanan digital, namun seiring perkembangannya layanan ini beresiko memunculkan berbagai sengketa yang berkaitan dengan perlindungan konsumen. Peningkatan jumlah aduan terkait fintech menunjukan peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam memberikan perlindungan konsumen fintech. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran OJK Solo dalam memberikan perlindungan konsumen fintech melalui alternatif penyelesaian sengketa serta mengidentifikasi kendala yang dialami dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekaan kualitatif deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara tertulis dengan OJK Solo, sedangkan data sekunder berasal dari peraturan perundang-undangan, literatur ilmiah, laporan OJK, dan dokumen pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa OJK Solo menjalankan fungsi perlindungan knsumen melalui penerimaan dan verifikasi pengaduan, fasilitasi penyelsaian sengketa melalui Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen (APPK), serta koordinasi dengan Lembaga Alternatif Penyelesaian Sektor Jasa Keuangan (LAPS SJK) dalam pemutusan sengketa. Pelaksanaan fungsi tersebut mengedepankan penyelesaian secara cepat, sederhana, dan efisien. Meskipun demikian, efektivitas perlindungan konsumen fintech amsih menemui kendala berupa rendahnya literasi keuangan masyarakat, keterbatasan pemahaman mekanisme pengaduan, kompleksitas karakteristik sengketa fintech, serta tantangan pengawasan seiring berkembangnya fintech. Oleh karena itu, perlu peningkatan edukasi, optimalisasi antar lembaga yang berkewenangan, dan peningkatan pengawasan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | perlindungan konsumen, fintech, OJK, ADR, APPS |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum dan Bisnis > S1 - Hukum |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fhb |
| Depositing User: | Perpustakaan Fhb |
| Date Deposited: | 30 Oct 2026 08:32 |
| Last Modified: | 30 Oct 2026 08:32 |
| URI: | http://eprints.udb.ac.id/id/eprint/6228 |

