ROMADHONI, DEVI TRI (2024) Impoliteness Strategies used in the Movie Pearl Harbor. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (562kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (344kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (349kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (5MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (231kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (46kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (445kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (586kB)
Abstract
Ketidaksantunan didefinisikan sebagai perilaku komunikatif yang dimaksudkan untuk menyebabkan pelanggaran, gangguan sosial, atau kerugian emosional. Deskripsi yang terjadi tidak hanya dalam kehidupan sosial tetapi dapat ditemukan dalam film, yang digunakan oleh para karakter. Culpeper membagi lima jenis ketidaksantunan dan tiga fungsi ketidaksantunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis strategi ketidaksantunan dan menganalisis fungsi ketidaksantunan yang ditemukan dalam film Pearl Harbor.
Metode yang digunakan untuk menganalisis dan mengumpulkan data yang ditemukan dan terdapat dalam film Pearl Harbor melalui metode deskriptif kualitatif, dengan menggunakan teori Spradley 1980. Penelitian ini menggunakan pengumpulan data dari dialog-dialog yang terdapat dalam film.
Hasil dari analisis ini menunjukkan bahwa peneliti menemukan semua jenis ketidaksantunan yang dikemukakan oleh Culpeper dan juga menemukan tiga fungsi ketidaksantunan. Dari tipe-tipe tersebut Positive Impoliteness adalah yang paling banyak digunakan dalam dialog antar karakter, karena sering digunakan untuk menghina wajah positif seseorang ketika mereka mengalami konflik antar pribadi. Kemudian diikuti dengan bald on record, negative impoliteness, sarkasme, dan withhold politeness. tiga fungsi ketidaksantunan juga ditemukan dalam film ini dengan dua fungsi yang memiliki data yang sama, yaitu afektif dan koersif, karena setting perang sehingga dua fungsi ini yang paling cocok digunakan, dan peneliti juga menemukan satu fungsi menghibur.
Penelitian menyimpulkan bahwa berdasarkan latar belakang perang, maka dalam film ini sangat cocok untuk diteliti menggunakan ketidaksantunan. dalam perang biasanya memunculkan konflik dan ketegangan dimana hal tersebut dapat menimbulkan ketidaksantunan. semakin banyak ketegangan yang terjadi dalam film, maka semakin banyak pula ketidaksantunan yang digunakan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci : Ketidaksantunan, Strategi Ketidaksantunan, Fungsi Ketidaksantunan, Pearl Harbor. |
| Divisions: | Fakultas Hukum dan Bisnis > S1 - Bahasa Inggris |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fhb |
| Depositing User: | Perpustakaan Fhb |
| Date Deposited: | 17 Apr 2026 04:59 |
| Last Modified: | 17 Apr 2026 04:59 |
| URI: | https://eprints.udb.ac.id/id/eprint/3558 |

