ORSELA, PUTRI DITHA (2026) Aktivitas Stimulansia Ekstrak Daun Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Pada Mencit Putih (Mus musculus) Dengan Metode Rotarod. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (512kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (458kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (400kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (6MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (9MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (153kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (44kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (320kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (318kB)
Abstract
Latar Belakang: Kelelahan akibat aktivitas fisik yang tinggi sering diatasi dengan penggunaan stimulansia, namun stimulansia sintetis berpotensi menimbulkan efek samping jika digunakan jangka panjang. Oleh karena itu, diperlukan alternatif stimulan dari bahan alam. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas stimulansia dari ekstrak daun kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) serta menentukan dosis yang paling efektif dalam meningkatkan stimulansia terhadap mencit putih (Mus musculus). Metode: Metode dalam penelitian ini adalah uji rotarod dengan rancangan pengamatan ketahanan serta koordinasi motorik mencit setelah perlakuan. Ekstrak daun kelapa sawit diperoleh melalui metode maserasi menggunakan pelarut etanol. Hewan uji dibagi menjadi kelompok kontrol negatif, kontrol positif dan kelompok perlakuan dengan variasi dosis ekstrak 100 mg/KgBB, 200 mg/KgBB dan 300 mg/KgBB. Aktivitas stimulansia diukur berdasarkan selisih waktu ketahanan mencit bertahan pada rotarod. Data dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) mengandung senyawa metabolit sekunder alkaloid, flavonoid, saponin, tanin dan triterpenoid/steroid. Senyawa metabolit sekunder yang dapat meningkatkan aktivitas stimulansia adalah alkaloid dan flavonoid yang berperan dalam mengurangi kelelahan otot melalui mekanisme sebagai antagonis adenosin yang menghasilkan efek stimulan. Dan Ekstrak daun kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) menunjukkan efek stimulansia pada mencit putih (Mus musculus), yang ditandai dengan peningkatan waktu ketahanan mencit dari hari pertama hingga hari ketujuh. Serta dosis ekstrak daun kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) yang memberikan efek paling efektif terhadap stimulansia pada mencit putih (Mus musculus) adalah perlakuan dengan dosis 300 mg/KgBB yang mendekati kontrol positif tetapi tidak melebihi kelompok perlakuan yang diberikan kontrol positif yaitu kafein.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Daun kelapa sawit, Mus musculus, Rotarod, Stimulansia, Alkaloid. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 - Farmasi |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 12 May 2026 07:41 |
| Last Modified: | 12 May 2026 07:41 |
| URI: | https://eprints.udb.ac.id/id/eprint/4933 |

