RAHAYU, INDAH PUJI (2026) Pengaruh Rasio Kombinasi Infusa Daun Kelor (Moringa oleifera L) Serta Bunga Telang (Clitoria ternatea L) Terhadap Mutu Fisik Sediaan Clay mask. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (422kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (316kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (448kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (114kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (42kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (445kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (745kB)
Abstract
Abstrak
Latar belakang: Paparan radikal bebas yang berasal dari polusi lingkungan dan radiasi sinar ultraviolet dapat menimbulkan berbagai permasalahan kulit, sehingga diperlukan sediaan perawatan kulit yang aman dan berbahan alami. Clay mask merupakan salah satu sediaan kosmetik yang berfungsi membersihkan pori-pori dan menyerap minyak berlebih. Daun kelor dan bunga telang diketahui mengandung senyawa antioksidan yang berpotensi dimanfaatkan dalam formulasi sediaan kosmetik. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh rasio kombinasi infusa daun kelor dan bunga telang terhadap mutu fisik sediaan clay mask serta menentukan formulasi yang paling stabil. Metode: Penelitian eksperimental dengan pembuatan beberapa formula clay mask berdasarkan variasi rasio kombinasi infusa. Evaluasi mutu fisik meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, viskositas, waktu kering, uji iritasi, dan uji kelembapan. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji One Way ANOVA. Hasil: penelitian menunjukkan nilai pH berada pada rentang 5,4–5,9, daya sebar 5,1–6,3 cm, dan waktu kering 14,9–16,8 menit. Nilai rata-rata kelembapan tertinggi diperoleh pada formulasi III sebesar 52,74 persen. Seluruh sediaan tidak menimbulkan iritasi. Kesimpulan: penelitian ini menunjukkan bahwa variasi rasio kombinasi infusa berpengaruh terhadap mutu fisik sediaan clay mask, dengan formulasi III sebagai formulasi paling optimal.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Claymask, Kelor, Telang, Mutu fisik, Infusa. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 - Farmasi |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 13 May 2026 07:33 |
| Last Modified: | 13 May 2026 07:33 |
| URI: | https://eprints.udb.ac.id/id/eprint/4963 |

