UTAMI, ANISA (2026) ANALISIS PENGARUH INSULIN TERHADAP KADAR KALIUM PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II KOMPLIKASI GAGAL JANTUNG DI RUMAH SAKIT UNS SURAKARTA. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (409kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (463kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (471kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (8MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (220kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (38kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (458kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (774kB)
Abstract
Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan peningkatan kadar glukosa darah melebihi batas normal. Salah satu penyakit komplikasi pada Diabetes Melitus adalah penyakit kardiovaskular seperti Gagal Jantung. Penggunaan terapi insulin berpotensi menyebabkan hipokalemia bila tidak diawasi dengan baik dan.dapat memperburuk aritmia jantung. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan terapi insulin berdasarkan lama kerja insulin serta menganalisis hubungan antara jenis dan dosis insulin terhadap kadar kalium pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 dengan komplikasi gagal jantung. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan metode retrospektif. Sampel penelitian berjumlah 76 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Data dianalisis menggunakan SPSS dengan uji Chi-Square untuk menganalisis hubungan jenis insulin berdsarkan lama kerja dan dosis insulin dengan kadar kalium. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa insulin kerja panjang merupakan jenis insulin yang paling banyak digunakan sebanyak 44 pasien (57,9persen), insulin kerja cepat sebanyak 17 pasien (22,4persen) dan insulin premixed sebanyak 15 pasien (19,7persen). Kadar kalium yang termasuk kategori hipokalemia sebanyak 13 pasien (17,1persen), normal sebanyak 56 pasien (73,7persen) dan pasien dengan hiperkalemia sebanyak 7 pasien (9,2persen). Kejadian hiperkalemia disebabkan oleh penggunaan obat-obatan lain seperti golongan ACEI dan ARB serta penyakit penyerta pada pasien yang dapat meningkatkan kadar kalium serum. Hasil uji statistika menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara lama kerja jenis insulin dengan kadar kalium (psamadengan 0,068) dan tidak terdapat hubungan antara kategori dosis insulin dengan kadar kalium (p samadengan 0,226). Kesimpulan: Pola terapi insulin pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 dengan komplikasi gagal jantung paling banyak digunakan yaitu insulin kerja panjang. Secara statistik, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara lama kerja jenis insulin dengan kadar kalium dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara dosis insulin dengan kadar kalium.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Diabetes Melitus Tipe 2, Gagal Jantung, Insulin, Kadar Kalium |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 - Farmasi |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 16 May 2026 05:01 |
| Last Modified: | 16 May 2026 05:01 |
| URI: | https://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5029 |

