RAHMADANI, RIZA PUTRI (2026) Analisis Hubungan Jumlah Peresepan Obat terhadap Potentially Inapropiate Medication berdasarkan Beers Criteria 2023 pada Pasien Geriatri dengan Diabetes Melitus di RSI Tunas Harapan. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (557kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (402kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (231kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (792kB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (10MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (211kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (33kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (388kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (520kB)
Abstract
Latar Belakang: Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit kronis yang banyak dialami oleh pasien geriatri dan sering disertai dengan penggunaan berbagai obat (polifarmasi). Kondisi tersebut meningkatkan risiko terjadinya Potentially Inappropriate Medications (PIMs) yang dapat berdampak buruk terhadap keselamatan pasien lanjut usia Tujuan: Bertujuan untuk menganalisis hubungan jumlah peresepan obat terhadap kejadian PIMs berdasarkan Beers Criteria 2023 pada pasien geriatri dengan Diabetes Melitus di Rumah Sakit Islam Tunas Harapan Salatiga. Metode: Menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan retrospektif. Data diperoleh dari rekam medis pasien geriatri dengan Diabetes Melitus periode Januari–Desember 2025. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 47 pasien. Identifikasi PIMs dilakukan menggunakan panduan Beers Criteria 2023. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan analitik untuk mengetahui hubungan antara jumlah peresepan obat dengan kejadian PIMs Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien berjenis kelamin perempuan sebanyak 27 pasien (57,4persen) dan kelompok usia terbanyak adalah 60–69 tahun sebanyak 32 pasien (68,09persen). Pasien yang menerima lebih dari lima jenis obat berjumlah 25 pasien (53,2persen). Kejadian PIMs ditemukan pada 43 resep (91,5persen), dengan kategori PIMs terbanyak berdasarkan Beers Criteria 2023 berada pada kategori 1 sebesar 75,3persen. Obat yang paling sering termasuk dalam PIMs adalah glimepirid 2 mg sebesar 15,19persen. Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jumlah peresepan obat dengan kejadian PIMs (p-value samadengan 0,237, p lebihdari 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang bermakna antara jumlah peresepan obat terhadap kejadian PIMs pada pasien geriatri dengan Diabetes Melitus berdasarkan Beers Criteria 2023. Meskipun demikian, tingginya kejadian PIMs menunjukkan perlunya pemantauan dan evaluasi peresepan obat secara berkala pada pasien geriatri.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Diabetes Melitus, Geriatri, Potentially Inappropriate Medications, Beers Criteria 2023, Polifarmasi |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 - Farmasi |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 12 May 2026 07:03 |
| Last Modified: | 12 May 2026 07:03 |
| URI: | https://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5059 |

