REIS, ROMIO CARLOS LOPO DOS (2026) UJI EFEKTIVITAS SEDIAAN KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN BIDARA (Ziziphus mauritiana L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA KELINCI NEW ZEALAND. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
1 Cover-Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only
Download (838kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (251kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (225kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (9MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (132kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (32kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (416kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (514kB)
Abstract
ABSTRAK
Latar Belakang: Luka bakar merupakan cedera pada jaringan kulit akibat paparan panas, bahan kimia, listrik, maupun radiasi yang memerlukan penanganan yang tepat untuk mempercepat proses penyembuhan dan mencegah terjadinya infeksi. Daun bidara (Ziziphus mauritiana L.) mengadung senyawa metabolit, sekunder, seperti flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin, yang memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, serta antibakteri sehingga berpotensi mempercepat penyembuhan luka. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas sediaan krim ekstrak etanol daun bidara terhadap penyembuhan luka bakar pada kelinci New Zealand serta menentukan konsentrasi ekstrak yang paling efektif. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan empat ekor kelinci New Zealand sebagai hewan uji. Ekstrak daun bidara diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 70persen dan diformulasikan dalam sediaan krim tipe air dalam minyak (A/M) dengan konsentrasi ekstrak 5persen (F1), 10persen (F2), dan 15persen (F3). Betadine Antiseptic Ointment digunakan sebagai kontrol positif, sedangkan basis krim digunakan sebagai kontrol negatif. Pengobatan dilakukan selama 14 Hari dengan frekuensi dua kali sehari. Efektivitas penyembuhan luka dievaluasi berdasarkan nilai Area Under Curve (AUC) dan persentase daya penyembuhan luka (persenDPL). Data dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA dan Least Significant Difference (LSD). Hasil: penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula memenuhi persyaratan mutu fisik sediaan krim. Formula F3 (15persen) memberikan efektivitas terbaik dengan nilai AUC 12,9950 kuranglebih 0,01 dan persenDPL (25,78527)persen, mendekati kontrol positif yang memiliki nilai AUC 12,5125 kuranglebih 0,01 dan persenDPL (28,54083)persen. Uji One-Way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antar kelompok perlakuan (p kurangdari 0,05), sedangkan uji LSD menunjukkan seluruh kelompok berbeda signifikan. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan bahwa krim ekstrak etanol daun bidara efektivitas mempercepat penyembuhan luka bakar pada kelinci New Zealand, dengan konsentrasi ekstrak 15persen sebagai formula yang paling efektif.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | daun bidara, Ziziphus mauritiana, krim, luka bakar, kelinci. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 - Farmasi |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 07:39 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 02:26 |
| URI: | https://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5181 |

