NISA, KHOIROTUN (2026) Klasterisasi Puskesmas Berdasarkan Jumlah Kasus Penyakit Menular Menggunakan Metode K-means di Kota Surakarta Tahun 2025. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (432kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (231kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (369kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (5MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (5MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (207kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (39kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (494kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (284kB)
Abstract
Penyakit menular yang berkontribusi dalam peningkatan jumlah kasuspenyakit menular di Kota Surakarta, diantaranya DBD, TBC, HIV, pneumonia, typhoid fever, dan diare di tahun 2025. Berdasarkan survei awal, bagian Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Surakarta belum pernah melakukan klasterisasi terkait penyakit menular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui klasterisasi Puskesmas berdasarkan jumlah penyakit menular menggunakan metode K-Means di Kota Surakarta Tahun 2025.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Sampel penelitian ini adalah laporan jumlah kasus penyakit DBD, TBC, HIV, pneumonia, typhoid fever dan diare dari setiap Puskesmas di Kota Surakarta tahun 2025 dengan teknik sampel jenuh. Instrument penelitian berupa pedoman wawancara, tabel kerja dan alat hitung. Pengolahan data meliputi data cleaning, data integration data selection, data transformation, data mining, pattern evolution dan knowledge presentation. Analisis data dilakukan secara deskriptif.Hasil klasterisasi membentuk 3 klaster yaitu klaster 1 sebagai klaster sedang berisi 1 anggota yang didominasi kasus HIV dan pneumonia, klaster 2 sebagai klaster rendah berisi 13 anggota yang didominasi kasus DBD dan typhoid fever dan klaster 3 sebagai klaster tinggi berisi 3 anggota yang didominasi kasus DBD, TBC, diare, dan typhoid fever. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa struktur klaster yang terbentuk dalam kategori baik dan seluruh objek berada pada klaster yang sesuai.Kesimpulan Metode K-Means berhasil mengelompokkan Puskesmas berdasarkan jumlah kasus penyakit menular di Kota Surakarta tahun 2025. Peneliti menyarankan bahwa klasterisasi dengan metode K-Means dapat diterapkan untuk menganalisis data penyakit menular. Hasil klasterisasi dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam menentukan prioritas penanggulangan penyakit menular berdasarkan karakteristik dominasi kasus masing-masing klaster.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Klasterisasi, K-Means, Penyakit Menular, Puskesmas, Silhouette Score. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 - Rekam Medis dan Informatika |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 04:41 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 04:41 |
| URI: | https://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5216 |

