WATI, DEVINA SARAS (2026) HUBUNGAN KELENGKAPAN INFORMASI MEDIS DENGAN KEAKURATAN KODE DIAGNOSIS GASTROENTERITIS PADA PASIEN RAWAT INAP DI RSUD DR. SOEDIRAN MANGUN SUMARSO WONOGIRI TAHUN 2025. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (571kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (275kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (468kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (206kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (43kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (494kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (725kB)
Abstract
Gastroenteritis Acute (GEA) merupakan peradangan pada lambung dan usus yang umumnya disebabkan oleh infeksi serta ditandai dengan diare, muntah, dan nyeri perut. Di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri, kasus gastroenteritis menempati urutan kedua dalam sepuluh besar penyakit tahun 2025. Hasil studi pendahuluan terhadap 10 dokumen rekam medis menunjukkan adanya ketidaklengkapan informasi medis sebesar 10% dan ketidakakuratan kode diagnosis sebesar 20persen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelengkapan informasi medis dengan keakuratan kode diagnosis gastroenteritis pada pasien rawat inap di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri tahun 2025.Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 680 dokumen rekam medis, dengan sampel sebanyak 252 dokumen yang dipilih menggunakan teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan checklist dengan mengacu pada ICD-10. Data diolah melalui tahapan collecting, editing, coding, classification, dan tabulating, kemudian dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square melalui aplikasi SPSS.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 239 dokumen (94,84persen) memiliki informasi medis yang lengkap, sedangkan 13 dokumen (5,16persen) masih belum lengkap. Keakuratan kode diagnosis gastroenteritis diperoleh pada 228 dokumen (90,48persen), sedangkan 24 dokumen (9,52persen) masih tidak akurat. Hasil uji chi-square menunjukkan nilai p=0,001 (plebih kecil0,05), sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kelengkapan informasi medis dengan keakuratan kode diagnosis gastroenteritis.Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang bermakna antara kelengkapan informasi medis dengan keakuratan kode diagnosis gastroenteritis. Dokumen rekam medis yang memiliki informasi lengkap berpeluang 13 kali lebih besar menghasilkan kode diagnosis yang akurat. Oleh karena itu, dokter dan tenaga laboratorium diharapkan meningkatkan kelengkapan pencatatan informasi medis, khususnya hasil pemeriksaan penunjang, sedangkan petugas koding perlu menelaah seluruh informasi klinis sebelum menetapkan kode diagnosis agar keakuratan pengkodean dapat terus ditingkatkan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kelengkapan informasi medis, Keakuratan kode diagnosis, Gastroenteritis |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 - Rekam Medis dan Informatika |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 07:25 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 07:25 |
| URI: | https://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5303 |

