SHOLIHAH, NISWATUN (2026) Studi Docking Molekuler Senyawa Aktif pada Tanaman Temulawak (Curcuma xanthorrhiza) Sebagai Inhibitor Potensial Agen Antikanker Protein B-Cell Lymphoma 2 (Bcl-2). Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (429kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (439kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (427kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (8MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (264kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (37kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (420kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (880kB)
Abstract
Latar belakang: Temulawak (Curcuma xanthorrhiza) mengandung senyawa aktif yang berpotensi memiliki aktivitas antikanker, dimana salah satu target potensial untuk pengembangan terapi kanker adalah protein Bcl-2 yang berperan dalam mempertahankan kehidupan sel kanker sehingga protein tersebut menghambat kematian sel terprogram dalam tubuh. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi senyawa aktif yang terkandung dalam tanaman temulawak sebagai inhibitor potensial protein Bcl-2 pada kanker payudara serta mengevaluasi sifat farmakokinetik dan toksisitasnya. Metode: Penelitian ini dilakukan menggunakan metode molecular docking, dengan mengidentifikasi senyawa aktif yang terkandung dalam tanaman temulawak kemudian menggambarnya menjadi struktur 2D dan 3D menggunakan aplikasi ChemDraw kemudian dipreparasi menggunakan aplikasi VegaZZ, mengunduh makromolekul protein bcl-2 pada Protein Data Bank kemudian dipreparasi menggunakan aplikasi DSV, kontrol positif (Venetoclax) dan kontrol negatif (Paracetamol), validasi metode, proses docking senyawa ke protein target menggunakan aplikasi PyRx, analisis nilai afinitas pengikatan, analisis interaksi residu asam amino, pengujian parameter ADME berdasarkan aturan Lipinski, dan pengujian parameter toksisitas. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa senyawa Demethoxycyclocurcumin memiliki afinitas pengikatan terbaik dengan nilai energi rendah sebesar -7,5 kcal/mol, memiliki interaksi ikatan hidrogen asam amino yang serupa dengan kontrol positif dengan residu asam amino ARG A:127, ARG A:139, dan TYR A:180, interaksi Pi-Kation dengan residu ARG A:183, Pi-Alkil dengan residu ALA A:131. Parameter ADME memenuhi kriteria aturan Lipinski dan toksisitas rendah sehingga senyawa tersebut dapat dikatakan aman. Kesimpulan: Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa senyawa Demethoxycyclocurcumin berpotensi menjadi inhibitor potensial protein bcl-2 dan dapat dikembangkan menjadi agen antikanker payudara herbal dalam pengobatan oral berdasarkan aturan Lipinski, meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan, yaitu secara in vitro yang dilakukan berdasarkan percobaan di laboratorium dan in vivo pada hewan percobaan untuk mengevaluasi efeknya terhadap pertumbuhan sel penyebab kanker
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ADMET, Bcl-2, Curcuma, Docking Molecular, Kanker Payudara |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 - Farmasi |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 02 Sep 2026 03:27 |
| Last Modified: | 02 Sep 2026 03:27 |
| URI: | https://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5323 |

