Hubungan Ketepatan Kode Diagnosis Diabetes Mellitus Dengan Persetujuan Klaim BPJS Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit UNS Tahun 2025

MUKTI, SEPTIANA (2026) Hubungan Ketepatan Kode Diagnosis Diabetes Mellitus Dengan Persetujuan Klaim BPJS Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit UNS Tahun 2025. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.

[thumbnail of Cover dan Abstrak.pdf] Text
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (421kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (299kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (414kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (153kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (35kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (447kB)
[thumbnail of Artikel Publikasi.pdf] Text
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (878kB)

Abstract

Ketepatan kode diagnosis berdasarkan ICD-10 merupakan salah satu faktor penting dalam proses pengajuan klaim BPJS Kesehatan. Ketidaktepatan kode diagnosis dapat menyebabkan klaim memerlukan klarifikasi, revisi, atau bahkan tidak disetujui sehingga berdampak pada keterlambatan pembayaran klaim rumah sakit. Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit dengan angka kejadian tinggi yang memerlukan ketepatan pengkodean sesuai jenis dan komplikasi yang dialami pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara ketepatan kode diagnosis Diabetes mellitus dengan persetujuan klaim BPJS pasien rawat inap di Rumah Sakit UNS Tahun 2025.Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 428 klaim BPJS pasien rawat inap dengan diagnosis Diabetes Mellitus di Rumah Sakit UNS Tahun 2025. Sampel penelitian sebanyak 208 dokumen rekam medis yang dipilih menggunakan teknik disproportionate stratified random sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketepatan kode diagnosis Diabetes mellitus mencapai 82persen (170 dokumen), sedangkan 18persen (38 dokumen) masih tidak tepat. Persetujuan klaim BPJS menunjukkan 72,6persen (151 berkas) klaim disetujui dan 27,4persen (57 berkas) tidak disetujui. Penyebab klaim tidak disetujui didominasi oleh aspek medis sebanyak 57,89persen, diikuti aspek koding 36,84persen, dan aspek administrasi 5,26persen. Hasil uji Chi-square menunjukkan nilai p-value lebih kecil 0,001 (p lebih kecil 0,05) sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara ketepatan kode diagnosis Diabetes mellitus dengan persetujuan klaim BPJS pasien rawat inap di Rumah Sakit UNS Tahun 2025.Peneliti menyarankan dilakukannya evaluasi rutin terhadap proses pengajuan klaim BPJS, peningkatan kualitas dokumentasi diagnosis oleh dokter, serta peningkatan ketelitian petugas koding dalam menerapkan pedoman ICD-10 guna meningkatkan ketepatan kode diagnosis dan persetujuan klaim BPJS.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Ketepatan kode diagnosis, Diabetes Mellitus, ICD-10, Klaim BPJS, Rekam Medis.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 - Rekam Medis dan Informatika
SWORD Depositor: Perpustakaan Fikes
Depositing User: Perpustakaan Fikes
Date Deposited: 11 Sep 2026 05:15
Last Modified: 11 Sep 2026 05:15
URI: https://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5347

Actions (login required)

View Item
View Item