Hubungan Potentially Inappropriate Medications dengan Faktor Risiko Pasien Penyakit Ginjal Kronik di RSUD Dr. Moewardi Surakarta

PERTIWI, DARA PRAMESTA (2026) Hubungan Potentially Inappropriate Medications dengan Faktor Risiko Pasien Penyakit Ginjal Kronik di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.

[thumbnail of Cover dan Abstrak.pdf] Text
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (365kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (250kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (217kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (8MB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (110kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (43kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (394kB)
[thumbnail of Artikel Publikasi.pdf] Text
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (322kB)

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Penyakit Ginjal Kronik (PGK) merupakan salah satu penyakit kronis yang banyak dialami pasien geriatri dan umumnya disertai penyakit penyerta sehingga memerlukan penggunaan banyak obat (polifarmasi). Kondisi tersebut meningkatkan risiko terjadinya Potentially Inappropriate Medications (PIMs), yaitu penggunaan obat yang berpotensi memberikan risiko lebih besar dibandingkan manfaatnya pada pasien lanjut usia. Identifikasi PIMs penting dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan rasionalitas terapi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi kejadian PIMs, faktor risiko yang berhubungan, serta hubungan antara faktor risiko dengan kejadian PIMs pada pasien geriatri penyakit ginjal kronik berdasarkan American Geriatrics Society (AGS) Beers Criteria 2023. Metode: Penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional retrospektif menggunakan data rekam medis 82 pasien geriatri penyakit ginjal kronik di RSUD Dr. Moewardi Surakarta periode Januari–Desember 2025. Identifikasi PIMs dilakukan menggunakan AGS Beers Criteria 2023 dan analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95persen. Hasil: Prevalensi kejadian PIMs sebesar 97,6persen (80 dari 82 pasien). Mayoritas pasien berjenis kelamin laki-laki (59,8persen), berusia 60–69 tahun (57,3persen), dan menerima terapi lebihdari samadengan5 jenis obat (57,3persen). Kategori PIMs terbanyak adalah kategori 1 (40,6persen), diikuti kategori 4 (37,8persen). Hasil analisis menunjukkan bahwa jenis kelamin, usia, komorbiditas, dan frekuensi hemodialisis tidak berhubungan signifikan dengan kejadian PIMs (p lebihdari 0,05), sedangkan polifarmasi berhubungan signifikan dengan kejadian PIMs (p kurangdari 0,05). Kesimpulan: Kejadian PIMs pada pasien geriatri penyakit ginjal kronik masih sangat tinggi. Polifarmasi merupakan faktor yang berhubungan signifikan dengan kejadian PIMs, sehingga evaluasi penggunaan obat secara berkala menggunakan AGS Beers Criteria 2023 diperlukan untuk meningkatkan keamanan, efektivitas, dan rasionalitas terapi.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Potentially Inappropriate Medications, Beers Criteria 2023, penyakit ginjal kronik, geriatri, polifarmasi.
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 - Farmasi
SWORD Depositor: Perpustakaan Fikes
Depositing User: Perpustakaan Fikes
Date Deposited: 05 Sep 2026 05:47
Last Modified: 05 Sep 2026 05:47
URI: https://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5383

Actions (login required)

View Item
View Item