WULANDARI, ANISA (2026) Analisis Manajemen Logistik Obat Di Instalasi Farmasi Puskesmas Boyolali 1. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (358kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (423kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (271kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (7MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (6MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (115kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (35kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (319kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (779kB)
Abstract
Latar Belakang: Manajemen logistik obat di Puskesmas dilaksanakan untukmemastikan ketersediaan obat sesuai dengan kebutuhan pelayanan kesehatan,pemerataan distribusi, serta kemudahan masyarakat dalam memperoleh obat secaraefektif dan efisien bagi masyarakat. Namun, Penelitian sebelumnya di PuskesmasBoyolali I menunjukkan bahwa kesesuaian obat dan ketepatan permintaan belummemenuhi standar yang ditetapkan. Situasi ini memerlukan evaluasi, karenaketidaksesuaian logistik dapat menimbulkan risiko kelangkaan stok obat, yangdapat mengganggu kualitas pelayanan di bidang kesehatan. Tujuan: Penelitian inibertujuan mengukur tingkat kepatuhan dan penerapan prosedur pada setiap tahapsiklus manajemen logistik obat di Instalasi Farmasi Puskesmas Boyolali Iberdasarkan standar yang tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 74Tahun 2016. Metode: Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif deskriptif.Penentuan sampel melalui metode Purposive Sampling, sampel subjek dipilihberdasarkan kriteria inklusi, sedangkan sampel objek berfokus pada dokumenlogistik seperti LPLPO dan RKO tahun 2025. Hasil: Penelitian menunjukkanbahwa tahap perencanaan masih belum memenuhi standar, karena tingkatkesesuaian obat dengan Formularium Nasional mencapai 74,92persen, danFormularium Dinas Kesehatan 69,32persen. Tahap permintaan obat juga masih dibawahstandar, dengan rata-rata sebesar 77,98persen. Meskipun tahap penerimaan,penyimpanan, pendistibusian, pencatatan-pelaporan, serta pemantauan-evaluasitelah berjalan dengan sangat baik sesuai dengan regulasi dan mencapai hasil 100persen.Selain itu, pengendalian obat termasuk dalam kategori “aman” dengan ketersediaanstok rata-rata sebesar 16,70 bulan. Kesimpulan: Temuan studi ini memperlihatkanbahwa manajemen logistik kefarmasian di Puskesmas Boyolali I secara umum telahmemenuhi standar, namun optimalisasi dan perbaikan tetap sangat diperlukankhususnya pada tahapan perencanaan dan permintaan untuk meminimalkan risikoketidakseimbangan pasokan stok obat di masa mendatang.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Instalasi Farmasi, Manajemen Farmasi, Manajemen Logistik Obat. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 - Farmasi |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 17 Sep 2026 02:52 |
| Last Modified: | 17 Sep 2026 02:52 |
| URI: | https://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5566 |

