NAFIAH, AZIDATUN (2025) STUDI IN VITRO ANTIKOLESTEROL DAN FLAVONOID TOTAL DARI EKSTRAK ETANOL BAWANG PUTIH, BAWANG HITAM, DAN BAWANG TUNGGAL. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (362kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (411kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (489kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (8MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (289kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (41kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (349kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (737kB)
Abstract
Hiperkolesterolemia merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular yang dapat menyebabkan aterosklerosis dan gangguan metabolisme lipid. Bawang putih (Allium sativum), bawang hitam (hasil fermentasi bawang putih), dan bawang putih tunggal diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid yang berpotensi menurunkan kadar kolesterol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar flavonoid total dan aktivitas antikolesterol secara in vitro dari ekstrak etanol bawang putih (Allium sativum L.), bawang hitam, dan bawang putih tunggal.
Proses ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96persen. Penetapan kadar flavonoid total menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis dengan pembanding kuersetin, sedangkan uji aktivitas antikolesterol dilakukan dengan metode Lieberman-Burchard secara in vitro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak ketiga sampel mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin. Kadar flavonoid total tertinggi terdapat pada bawang putih tunggal. Uji antikolesterol menunjukkan bahwa ketiga ekstrak memiliki kemampuan menghambat kadar kolesterol dengan nilai IC₅₀ yang bervariasi. Ekstrak bawang hitam menunjukkan aktivitas paling potensial sebagai agen antikolesterol dibandingkan ekstrak lainnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bawang putih, bawang hitam, dan bawang tunggal berpotensi sebagai bahan alam alternatif penurun kolesterol.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bawang putih, bawang hitam, flavonoid total, antikolesterol, in vitro. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 - Farmasi |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 01 Oct 2025 08:25 |
| Last Modified: | 01 Oct 2025 08:25 |
| URI: | https://eprints.udb.ac.id/id/eprint/4285 |

