PUTRI, VALLERINA THALIA (2026) ASUHAN KEPERAWATAN JIWA DENGAN INTERVENSI MENGGAMBAR PADA PASIEN HALUSINASI PENDENGARAN. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (487kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (376kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (217kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (5MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (8MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (141kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (42kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (325kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (386kB)
Abstract
Latar Belakang: Skizofrenia merupakan gangguan jiwa yang memengaruhi proses berpikir, perilaku, emosi, dan persepsi individu. Salah satu gejala yang paling sering dialami oleh penderita skizofrenia adalah halusinasi, terutama halusinasi pendengaran. Lebih dari 90% pasien dengan gangguan jiwa mengalami halusinasi yang ditandai dengan munculnya persepsi sensorik tanpa adanya rangsangan nyata dari lingkungan. Penatalaksanaan halusinasi dapat dilakukan melalui terapi farmakologis dengan pemberian obat antipsikotik maupun terapi nonfarmakologis, salah satunya terapi okupasi melalui aktivitas menggambar. Tujuan: Memberikan asuhan keperawatan jiwa pada pasien skizofrenia dengan gangguan persepsi sensori berupa halusinasi pendengaran melalui penerapan terapi okupasi aktivitas menggambar sebagai intervensi pendamping. Metode: Studi kasus ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan studi kasus. Proses asuhan keperawatan meliputi pengkajian, penetapan diagnosis keperawatan, penyusunan intervensi, implementasi tindakan selama 45 menit, dan evaluasi hasil keperawatan. Hasil: Setelah dilakukan tindakan keperawatan disertai penerapan terapi okupasi aktivitas menggambar selama tiga hari berturut-turut di RSUD dr. Arif Zainuddin Surakarta, terjadi penurunan gejala halusinasi pendengaran. Hal tersebut ditunjukkan dengan berkurangnya suara bisikan yang dirasakan pasien, meningkatnya kemampuan berinteraksi dengan orang lain, kemampuan mengendalikan halusinasi, kepatuhan dalam mengonsumsi obat, serta penurunan skor gejala halusinasi dari 8 (kategori sedang) menjadi 5 (kategori ringan). Kesimpulan: Terapi okupasi aktivitas menggambar dapat diterapkan sebagai intervensi nonfarmakologis pendamping dalam asuhan keperawatan jiwa untuk membantu mengendalikan halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia. Saran: Terapi okupasi aktivitas menggambar dapat dipertimbangkan sebagai salah satu intervensi pendamping dalam praktik keperawatan jiwa. Penelitian selanjutnya diharapkan menggunakan desain penelitian yang lebih kuat dan melibatkan jumlah responden yang lebih besar untuk memperoleh bukti ilmiah yang lebih komprehensif mengenai efektivitas terapi ini.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Skizofrenia, Halusinasi Pendengaran, Terapi Okupasi, Aktivitas Menggambar |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 - Keperawatan |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 15 Aug 2026 04:15 |
| Last Modified: | 15 Aug 2026 04:15 |
| URI: | https://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5158 |

