DAPITA, DAPITA (2026) Asuhan Keperawatan Pada Pasien PPOK (Penyakit Paru Obstruksi Kronis Dengan Intervensi Teknik Pernafasan Buteyko. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (427kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (321kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (483kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (6MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (180kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (40kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (481kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (374kB)
Abstract
Latar Belakang: Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) merupakan penyakit paru kronis yang ditandai dengan hambatan aliran udara progresif sehingga menyebabkan sesak napas, gangguan pertukaran gas, dan penurunan saturasi oksigen. Penurunan saturasi oksigen dapat memperburuk kondisi pasien apabila tidak ditangani secara tepat. Perawat memiliki peran penting dalam memberikan asuhan keperawatan secara komprehensif melalui intervensi farmakologis dan nonfarmakologis. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan adalah teknik pernapasan Buteyko yang bertujuan memperbaiki pola napas, meningkatkan ventilasi, dan membantu meningkatkan saturasi oksigen.Tujuan: Mengetahui gambaran pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien PPOK dengan intervensi teknik pernapasan Buteyko dalam meningkatkan saturasi oksigen di RSUP Surakarta.Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah satu pasien PPOK yang mengalami penurunan saturasi oksigen. Asuhan keperawatan dilakukan melalui tahapan pengkajian, penegakan diagnosis keperawatan, penyusunan intervensi, implementasi, dan evaluasi. Intervensi utama berupa teknik pernapasan Buteyko yang diberikan sesuai standar operasional prosedur selama tiga hari. Evaluasi dilakukan melalui observasi nilai saturasi oksigen, frekuensi napas, penggunaan otot bantu pernapasan, dan keluhan sesak napas.Hasil: Setelah pemberian intervensi, pasien menunjukkan peningkatan saturasi oksigen, penurunan frekuensi napas, berkurangnya penggunaan otot bantu pernapasan, penurunan keluhan sesak napas, serta peningkatan kemampuan melakukan aktivitas secara bertahap. Pasien juga mampu melakukan teknik pernapasan Buteyko secara mandiri setelah mendapatkan edukasi dari perawat.Kesimpulan: Teknik pernapasan Buteyko efektif diterapkan sebagai intervensi nonfarmakologis dalam asuhan keperawatan pasien PPOK untuk membantu meningkatkan saturasi oksigen, memperbaiki pola napas, mengurangi sesak napas, dan mendukung peningkatan kualitas hidup pasien.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Asuhan keperawatan, PPOK, Saturasi Oksigen, Teknik Pernapasan Buteyko. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 - Keperawatan |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 02:56 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 02:56 |
| URI: | https://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5204 |

