ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN OPERASI FRAKTUR DENGAN INTERVENSI TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN

PRATIWI, RESKA ERZA (2026) ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN OPERASI FRAKTUR DENGAN INTERVENSI TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.

[thumbnail of Cover dan Abstrak.pdf] Text
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (439kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (450kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (239kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (271kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (36kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (461kB)
[thumbnail of Artikel Publikasi.pdf] Text
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only

Download (371kB)

Abstract

Program Studi Diploma Tiga KeperawatanFakultas Ilmu KesehatanUniversitas Duta Bangsa Surakarta 2026ASUHAN KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH PADA PASIEN FRAKTUR DENGAN INTERVENSI RELAKSASI OTOT PROGRESIF UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN Reska Erza PratiwiABSTRAKLatar Belakang: Fraktur merupakan terputusnya kontinuitas jaringan tulang atau tulang rawan yang umumnya memerlukan tindakan pembedahan. Kondisi pre-operasi sering menimbulkan kecemasan yang dapat memengaruhi respons fisiologis, seperti peningkatan tekanan darah, denyut nadi, dan frekuensi pernapasan sehingga berpotensi menghambat pelaksanaan operasi. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat diterapkan adalah Relaksasi Otot Progresif (ROP), yang membantu memberikan efek relaksasi, menurunkan ketegangan, dan menstabilkan sistem saraf otonom Tujuan: Penelitian ini bertujuan menggambarkan pelaksanaan asuhan keperawatan medikal bedah pada pasien pre-operasi fraktur dengan penerapan Relaksasi Otot Progresif untuk menurunkan tingkat kecemasan. Metode: Penelitian menggunakan metode studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah Ny. S (61 tahun) dengan diagnosis medis Closed Fracture Shaft Tibia disertai Gagal Ginjal Kronis. Tingkat kecemasan diukur menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) sebelum dan sesudah pemberian intervensi. Relaksasi Otot Progresif diberikan selama 15–20 menit sehari sebelum tindakan operasi. Hasil: Pengkajian awal menunjukkan pasien mengalami kecemasan sedang dengan skor HARS 25, disertai wajah tegang, gelisah, tekanan darah 174/100 mmHg, nadi 103 kali/menit, dan frekuensi napas 28 kali/menit. Setelah dilakukan intervensi Relaksasi Otot Progresif, skor HARS menurun menjadi 20 (kecemasan ringan). Perbaikan juga tampak pada parameter fisiologis, yaitu tekanan darah menjadi 140/80 mmHg, nadi 88 kali/menit, dan frekuensi napas 20 kali/menit. Kesimpulan: Penerapan Relaksasi Otot Progresif efektif menurunkan tingkat kecemasan dan memperbaiki respons fisiologis pada pasien pre-operasi fraktur. Intervensi ini dapat dipertimbangkan sebagai terapi komplementer non-farmakologis yang aman, sederhana, dan ekonomis dalam praktik keperawatan preoperatif.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Fraktur, Pre-operasi, Kecemasan, Relaksasi Otot Progresif, HARS.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 - Keperawatan
SWORD Depositor: Perpustakaan Fikes
Depositing User: Perpustakaan Fikes
Date Deposited: 26 Aug 2026 05:10
Last Modified: 26 Aug 2026 05:10
URI: https://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5223

Actions (login required)

View Item
View Item