FITASARI, ASDILA NURUL (2026) Asuhan keperawatan skizofrenia gangguan halusinasi pendengaran dengan intervensi terapi okupasi membatik dan self esteem. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (323kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (349kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (243kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (8MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (170kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (48kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (424kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (568kB)
Abstract
Program Studi Diploma Tiga KeperawatanFakultas Ilmu KesehatanUniversitas Duta Bangsa Surakarta2026ASUHAN KEPERAWATAN SKIZOFRENIA GANGGUAN HALUSINASI PENDENGARAN DAN SELF-ESTEEM DENGAN INTERVENSI TERAPI OKUPASI MEMBATIKAsdila Nurul FitasariABSTRAKLatar Belakang: Skizofrenia merupakan gangguan jiwa kronis yang ditandai dengan gangguan proses pikir, emosi, persepsi, dan perilaku. Salah satu gejala yang sering dialami pasien skizofrenia adalah halusinasi pendengaran yang dapat mengganggu fungsi sosial, aktivitas sehari-hari, serta berdampak pada rendahnya self-esteem. Terapi okupasi membatik merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat mengalihkan fokus pasien dari halusinasi melalui aktivitas yang produktif, meningkatkan konsentrasi, serta meningkatkan rasa percaya diri dan harga diri pasien. Tujuan: Memberikan asuhan keperawatan jiwa melalui penerapan terapi okupasi membatik untuk menurunkan halusinasi pendengaran dan meningkatkan self-esteem pada pasien skizofrenia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus (case study) dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Intervensi yang diberikan berupa terapi okupasi membatik melalui tahapan menggambar pola, mencanting, dan mewarnai kain batik. Tingkat halusinasi diukur menggunakan lembar kuesioner Auditory Hallucination Rating Scale (AHRS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Sebelum diberikan terapi okupasi membatik, pasien memperoleh skor AHRS sebesar 19 yang termasuk kategori halusinasi sedang. Setelah diberikan intervensi, skor AHRS menurun menjadi 11 yang termasuk kategori halusinasi ringan. Pasien tampak lebih fokus pada aktivitas yang dilakukan, lebih mampu mengontrol halusinasi, serta menunjukkan peningkatan rasa percaya diri dan perasaan lebih berharga setelah menyelesaikan kegiatan membatik. Kesimpulan: Terapi okupasi membatik efektif membantu menurunkan tingkat keparahan halusinasi pendengaran dan meningkatkan self-esteem pada pasien skizofrenia.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | skizofrenia, halusinasi pendengaran, self-esteem, terapi okupasi, membatik. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 - Keperawatan |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 03:40 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 03:40 |
| URI: | https://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5236 |

