SEPTIAWATI, ADINDA JOVITA (2026) Pengalaman Kecemasan Keluarga Penunggu Pasien Kritis di Ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi Surakarta. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (598kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (450kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (286kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (10MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (145kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (41kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (330kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (549kB)
Abstract
Pendahuluan: Kondisi kritis pasien yang dirawat di unit perawatan intensif secara mendadak memicu ketidakstabilan fisiologis dan risiko kematian, sehingga memberikan beban psikologis nyata bagi keluarga penunggu berupa tingkat kecemasan tinggi. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi secara mendalam dan komprehensif mengenai pengalaman kecemasan keluarga penunggu pasien kritis di unit perawatan intensif Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Subjek Penelitian terdiri dari enam anggota keluarga penunggu pasien kritis yang dipilih menggunakan teknik Purposive Sampling berdasarkan kriteria inklusi tertentu. Pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan observasi sistematis di area ruang tunggu, lalu dianalisis menggunakan metode analisis data model Colaizzi dan dengan bantuan perangkat lunak NVivo untuk mengekstraksi tema-tema utama secara akurat. Hasil: Penelitian ini menghasilkan tiga tema utama: (1) manifestasi respon fisik dan fisiologis (kualitas tidur yang buruk, kelelahan fisik ekstrem, dan reaksi otonom akut seperti jantung berdebar dan lemas); (2) manifestasi hambatan kognitif (penurunan konsentrasi mental, pikiran kosong, dan kebingungan dalam pengambilan keputusan medis kompleks); serta (3) manifestasi dinamika emosional (ketakutan ekstrem terhadap kehilangan pasien, ketegangan akibat keterbatasan fasilitas ruang tunggu, dan transisi koping spiritual menuju kepasrahan). Kesimpulan: Kecemasan keluarga bermanifestasi secara holistik pada ranah fisik, kognitif, dan emosional akibat stresor lingkungan perawatan kritis serta ancaman kematian pasien, namun keluarga berhasil membangun resiliensi mental melalui koping spiritual. Rekomendasi: Pihak Rumah Sakit direkomendasikan mengoptimalkan fasilitas dan kenyamanan ruang tunggu, menerapkan teknik komunikasi terapeutik secara berkala sebelum meminta persetujuan tindakan medis, serta menyediakan layanan pendampingan spiritual yang terintegrasi bagi keluarga penunggu.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hospitalisasi, Kecemasan keluarga, Pasien kritis, Unit Keperawatan Intensif |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 - Keperawatan |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 08:22 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 08:22 |
| URI: | https://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5241 |

