ANGGRAINI, PIPIT (2026) Hubungan Pemahaman Sistem Triase Dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien di Ruang IGD RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (589kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (252kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (374kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (6MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (158kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (42kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (478kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (704kB)
Abstract
ABSTRAKLatar Belakang: Instalasi Gawat Darurat (IGD) menerapkan sistem triase untuk menentukan prioritas penanganan pasien berdasarkan tingkat kegawatdaruratan. Kurangnya pemahaman keluarga mengenai sistem triase sering menimbulkan persepsi yang keliru terhadap proses pelayanan sehingga memicu kecemasan keluarga selama menunggu penanganan pasien. Tingginya tingkat kecemasan keluarga dapat mempengaruhi komunikasi, kepuasaan pelayanan, bahkan menimbulkan konflik dengan tenaga kesehatan. Tujuan: untuk menganalisis hubungan antara pemahaman sistem triase dengan tingkat kecemasan keluarga pasien di ruang IGD RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Metode: menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 90 responden yang merupakan keluarga pasien di ruang IGD dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pemahaman sistem triase serta kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) untuk mengukur tingkat kecemasan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Sebagian besar responden memiliki tingkat pemahaman sistem triase yang kurang, yaitu 56 responden (62,2persen). Tingkat kecemasan keluarga pasien didominasi kategori kecemasan berat sebanyak 38 responden (42,2persen). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara pemahaman sitem triase dengan tingkat kecemasan keluarga pasien (p samadengan 0,001) dengan koefisien korelasi sebesar 0,504 yang menunjukkan kekuatan hubungan sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin rendah pemahaman keluarga terhadap sistem triase, maka semakin tinggi tingkat kecemasan yang dialami selama menunggu proses penanganan pasien di IGD. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara pemahaman sistem traise dengan tingkat kecemasan keluarga pasien di ruang IGD RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Peneliti selanjutnya diharapkan mengembangkan penelitian terkait faktor-faktor lain yang mempengaruhi kecemasan keluarga pasien di IGD.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sistem triase, pemahaman keluarga, kecemasan, instalasi gawat darurat, keluarga pasien. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 - Keperawatan |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 29 Aug 2026 06:13 |
| Last Modified: | 29 Aug 2026 06:13 |
| URI: | https://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5278 |

