SADEWI, ANTIN (2026) Asuhan Keperawatan pada Ibu Hamil Primipara Post Sectio Caesarea dengan Intervensi Mobilisasi Dini di RSUDWaras Wiris Boyolali. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (438kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (388kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (215kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (7MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (8MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (162kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (37kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (427kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (595kB)
Abstract
Latar Belakang: Sectio caesarea merupakan tindakan pembedahan untuk mengeluarkan janin melalui insisi pada dinding abdomen dan uterus akibat adanya indikasi medis tertentu. Tindakan ini dapat menyebabkan gangguan mobilitas fisik akibat nyeri pada luka operasi sehingga ibu mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Salah satu intervensi keperawatan yang dapat diberikan untuk mengatasi masalah tersebut adalah mobilisasi dini yang dilakukan secara bertahap guna mempercepat pemulihan fungsi tubuh, meningkatkan kekuatan otot, memperlancar sirkulasi darah, serta mencegah terjadinya komplikasi pasca operasi. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan pada ibu primipara post sectio caesarea dengan intervensi mobilisasi dini untuk mengatasi gangguan mobilitas fisik. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah Ny. S dengan kondisi post sectio caesarea yang mengalami gangguan mobilitas fisik di RSUD Waras Wiris Boyolali. Intervensi mobilisasi dini diberikan selama 3 hari sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) mobilisasi dini. Evaluasi dilakukan setiap hari untuk menilai perkembangan kemampuan mobilisasi, kekuatan otot, dan respons pasien terhadap tindakan keperawatan yang diberikan. Hasil: Setelah dilakukan intervensi mobilisasi dini selama 3 hari, pasien menunjukkan peningkatan kemampuan mobilisasi, penurunan keluhan nyeri saat bergerak, serta peningkatan kekuatan otot ekstremitas dari skala 4 menjadi skala 5. Pasien juga mampu melakukan aktivitas secara mandiri sesuai dengan tahap pemulihan post sectio caesarea. Kesimpulan: Mobilisasi dini efektif meningkatkan kekuatan otot dan kemampuan mobilitas fisik pada ibu post sectio caesarea sehingga dapat mendukung proses pemulihan dalam pemberian asuhan keperawatan. Intervensi ini dapat dijadikan sebagai tindakan keperawatan mandiri yang direkomendasikan untuk mempercepat pemulihan pasien post sectio caesarea.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Asuhan Keperawatan, Gangguan Mobilitas Fisik, Mobilisasi Dini, Sectio Caesarea. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 - Keperawatan |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 02:34 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 02:34 |
| URI: | https://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5286 |

