RANI, MIFTA FAJAR (2026) ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA PASIEN HARGA DIRI RENDAH DENGAN INTERVENSI TERAPI BERDZIKIR DAN REALITY ORIENTATION. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (456kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (438kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (364kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (5MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (9MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (294kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (43kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (355kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (409kB)
Abstract
Latar Belakang: Harga diri rendah merupakan masalah keperawatan jiwa yang ditandai dengan penilaian negatif terhadap diri, perasaan tidak berguna, kurang percaya diri, serta menarik diri dari lingkungan. Terapi berdzikir dan Reality Orientation dapat digunakan sebagai pendekatan psikoreligius dan kognitif untuk membantu meningkatkan ketenangan, penerimaan diri, kepercayaan diri, dan kemampuan orientasi realita.Tujuan: Mengimplementasikan pelaksanaan asuhan keperawatan jiwa pada pasien harga diri rendah dengan intervensi terapi berdzikir dan Reality Orientation. Metode: Menggunakan studi kasus deskriptif pada satu pasien dengan diagnosis harga diri rendah di Ruang Sadewa RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta. Intervensi dilakukan selama tiga hari melalui identifikasi kemampuan dan aspek positif diri, penguatan positif, terapi berdzikir, dan Reality Orientation. Evaluasi dilakukan menggunakan metode SOAP serta lembar observasi harga diri rendah, terapi berdzikir, dan Reality Orientation. Hasil: Setelah dilakukan intervensi, terjadi peningkatan kondisi psikologis klien. Klien mengatakan merasa lebih percaya diri dibandingkan sebelumnya, pikirannya menjadi lebih tenang setelah berdzikir, dan sudah tidak terlalu merasa menjadi beban keluarga. Secara objektif, klien menunjukkan kontak mata yang lebih baik, komunikasi lebih aktif, mampu mengenali kelebihan diri, mulai berinteraksi dengan pasien lain, serta lebih aktif mengikuti kegiatan ruangan. Skor harga diri rendah meningkat dari 10 pada hari pertama menjadi 11 pada hari kedua dan 12 pada hari ketiga, sedangkan skor Reality Orientation meningkat dari 15 menjadi 26. Kesimpulan : Berdasarkan data subjektif dan objektif, terapi berdzikir dan Reality Orientation terbukti dapat mengatasi masalah harga diri rendah pada pasien, ditandai dengan peningkatan ketenangan, kepercayaan diri, penerimaan diri, kemampuan mengenali potensi diri, dan interaksi sosial.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | harga diri rendah, terapi berdzikir, reality orientation, skizofrenia, keperawatan jiwa. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 - Keperawatan |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 02 Sep 2026 04:20 |
| Last Modified: | 02 Sep 2026 04:20 |
| URI: | https://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5311 |

