MAHARANI, PALUPI (2026) Asuhan Keperawatan pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Intervensi Senam Kaki Diabetik untuk Meningkatkan Sensitivitas Kaki di RSUD Pandan Arang Boyolali. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (554kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (306kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (446kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (100kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (41kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (442kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (466kB)
Abstract
Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang dapat memicu komplikasi mikrovaskular seperti neuropati perifer. Kondisi ini menyebabkan penurunan sensitivitas kaki yang meningkatkan risiko ulkus diabetik. Intervensi nonfarmakologis yang efektif untuk mengatasi masalah ini adalah senam kaki diabetik. Tujuan: Mengetahui gambaran pelaksanaan asuhan keperawatan medikal bedah dengan intervensi senam kaki diabetik untuk meningkatkan sensitivitas kaki pada pasien DM tipe 2 di RSUD Pandan Arang Boyolali. Metode: Penelitian ini menggunakan metode rancangan studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Subjek studi kasus adalah satu pasien DM tipe 2 (Tn. S, 65 tahun) dengan masalah perfusi perifer tidak efektif yang dirawat selama tiga hari. Instrumen pengukuran menggunakan lembar observasi SOP senam kaki dan uji sensitivitas monofilamen 10 titik. Hasil: Pengkajian hari pertama menunjukkan pasien mengeluh kebas pada kedua kaki dengan nilai sensitivitas kaki kiri 4/10 titik dan kaki kanan 7/10 titik. Setelah diberikan intervensi senam kaki diabetik selama 15 menitsetiap hari selama tiga hari berturut-turut, hasil evaluasi pada hari ketiga menunjukkan peningkatan sensitivitas kaki yang signifikan, di mana kaki kiri meningkat menjadi 7/10 titik dan kaki kanan menjadi 8/10 titik. Keluhan kebas berkurang, kadar glukosa darah menurun dari 465 mg/dL menjadi 287 mg/dL, serta kemandirian aktivitas pasien meningkat. Kesimpulan: Penerapan asuhan keperawatan dengan intervensi senam kaki diabetik efektif dalam meningkatkan sensitivitas kaki dan memperbaiki perfusi perifer pada pasien Diabetes Melitus tipe 2. Perawat disarankan menerapkan latihan ini secara rutin sebagai salah satu intervensi mandiri keperawatan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Diabetes Melitus Tipe 2, Senam Kaki Diabetik, Sensitivitas Kaki, Perfusi Perifer. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 - Keperawatan |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 02 Sep 2026 04:07 |
| Last Modified: | 02 Sep 2026 04:07 |
| URI: | https://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5329 |

