PUTRI, KANIA SHIVA BERLIANA (2026) HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN TINGKAT KUALITAS HIDUP LANSIA BERPENYAKIT KRONIS DI PANTI WREDHA SURAKARTA. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (365kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (200kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (395kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (10MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (206kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (30kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (376kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (371kB)
Abstract
Latar Belakang: Peningkatan jumlah lansia diikuti dengan meningkatnya kejadian penyakit kronis yang dapat memengaruhi asupan makanan, status gizi, kemampuan fungsional, dan kualitas hidup. Lansia dengan penyakit kronis memiliki risiko mengalami gangguan status gizi, kelemahan fisik, penurunan kemandirian, dan keterbatasan aktivitas sehari-hari. Selain itu, penelitian mengenai hubungan status gizi dengan kualitas hidup pada lansia berpenyakit kronis yang tinggal di panti wredha masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan pengkajian status gizi dan kualitas hidup secara komprehensif sebagai dasar dalam upaya meningkatkan kualitas hidup lansia. Tujuan: Mengetahui hubungan status gizi dengan tingkat kualitas hidup lansia berpenyakit kronis di Panti Wredha Surakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 35 lansia berpenyakit kronis yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Status gizi diukur menggunakan Mini Nutritional Assessment (MNA), sedangkan kualitas hidup diukur menggunakan WHOQOL-OLD. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi responden terdiri atas kategori normal sebanyak 12 orang (34,3persen), berisiko malnutrisi sebanyak 12 orang (34,3persen), dan malnutrisi sebanyak 11 orang (31,4persen). Kualitas hidup responden sebagian besar berada pada kategori tidak baik, yaitu 19 orang (54,3persen), sedangkan 16 orang (45,7persen) memiliki kualitas hidup baik. Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara status gizi dengan tingkat kualitas hidup lansia berpenyakit kronis dengan nilai p samadengan 0,001 (p kurangdari 0,05) dan r samadengan 0,619. Kesimpulan: Lansia dengan status gizi yang lebih baik cenderung memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kualitas hidup, penyakit kronis, status gizi. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 - Keperawatan |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 10 Sep 2026 03:13 |
| Last Modified: | 10 Sep 2026 03:13 |
| URI: | https://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5460 |

