MAHARANI, FRIDA (2026) Pengaruh Kombinasi Posisi Semi-Fowler dan Biofeedback Sederhana terhadap Respiratory Rate Pasien Congestive Heart Failure di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Other thesis, Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Cover dan Abstrak.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (366kB)
Bab 1.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (412kB)
Bab 2.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (433kB)
Bab 3.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (8MB)
Bab 4.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (6MB)
Bab 5.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (125kB)
Daftar Pustaka.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (42kB)
Lampiran.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (367kB)
Artikel Publikasi.pdf - Preview
Restricted to Registered users only
Download (295kB)
Abstract
Latar belakang: Congestive Heart Failure merupakan kondisi ketika jantung tidak mampu memompa darah secara adekuat sehingga dapat menyebabkan peningkatan tekanan pada sirkulasi pulmonal dan memicu peningkatan respiratory rate dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan meningkatkan beban kerja pernapasan pada pasien CHF. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan adalah pemberian posisi semi-Fowler yang dikombinasikan dengan biofeedback sederhana. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh posisi semi-Fowler dan biofeedback sederhana terhadap respiratory rate pada pasien CHF di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-ekperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest without control group. Sampel Penelitian berjumlah 25 responden yang menggunakan purposive sampling. Intervensi diberikan selama 3 hari dengan frekuensi dua kali sehari. Pengukuran respiratory rate dilakukan sebelum dan sesudah pemberian intervensi menggunakan lembar observasi dan stopwatch. Data dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk untuk mengetahui distribusi data dan dilanjutkan dengan uji Paired Sample T-Test. Hasil: hasil Penelitian menunjukkan bahwa rata-rata respiratory rate sebelum diberikan intervensi sebesar 23,44 x/menit, sedangkan setelah diberikan intervensi sebesar 22,54 x/menit. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (kurangdari 0,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara respiratory rate sebelum dan sesudah pemberian posisi semi-Fowler dan biofeedback sederhana. Kesimpulan: Pemberian posisi semi-Fowler dan biofeedback sederhana berpengaruh terhadap penurunan respiratory rate pada pasien CHF sehingga dapat menjadi salah satu alternatif intervensi nonfarmakologis dalam membantu mengoptimalkan fungsi respirasi dan memberikan kenyamanan pada pasien CHF.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Biofeedback Sederhana, Congestive Heart Failure; Respiratory Rate; Semi-Fowler, |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 - Keperawatan |
| SWORD Depositor: | Perpustakaan Fikes |
| Depositing User: | Perpustakaan Fikes |
| Date Deposited: | 10 Sep 2026 04:42 |
| Last Modified: | 10 Sep 2026 04:42 |
| URI: | https://eprints.udb.ac.id/id/eprint/5466 |

